Nopran Sebut Raswan Langgar Aturan Nyalon Ketum KONI Lahat

Nopran Marjani

LAHAT, PALPOS.ID – Dua nama calon Ketua Umum KONI dipastikan bakal berduel, merebutkan kursi paling bergengsi dunia olahraga di Kabupaten Lahat, yakni, Raswan Ansori dan Kalsum Barefi.

Namun, nama Raswan Ansori mendapat komentar pedas dari anggota DPRD Lahat, Nopran Marjani, yang dinilainya tidak memenuhi syarat maju sebagai calon Ketum KONI Lahat.

Menurut Nopran, Raswan masih berstatus ASN. Sesuai PP No 47 Tahun 2005, tentang perubahan atas peraturan pemerintah No 29 Tahun 1997, tentang Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan rangkap.

“PNS tidak boleh rangkap jabatan, jadi kalau Raswan mau jadi Ketua KONI Lahat, berarti melanggar aturan itu,” tegas Nopran, Kamis (20/8).

Politisi Partai Gerindra ini juga membeberkan, di pasal 2 dijelas ketentuan pelarangan menduduki jabatan rangkap, kecuali bagi PNS yang dianggap dan ditugaskan dalam jabatan, jaksa, peneliti, dan perancang, yang tugas pokoknya berkaitan erat dengan peraturan Perundang-undangan.

“Mau dapat restu dari siapapun, kalau melanggar aturan ya tetap melanggar,” tegasnya.

Sikap tegasnya ini, kata Nopran yang perna duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Sumsel bukan berarti dirinya mendukung calon lainnya. “Mungkin selama ini orang tidak tahu, atau hanya pura-pura tidak tahu. Ini tugas saya selaku DPRD melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua TPP bakal calon ketua umum KONI Lahat, H Andi Syahrial mengungkapkan, terkait status dari calon, dalam persyaratan pendaftaran disepakati tidak ada larangan ASN tidak boleh ikut mendaftar.

“Kalu di persyaratan yang disepakati rapat anggota KONI, tidak ada larangan,” kata Andi. (*)