Bertambah Rp64 Miliar, Wako: Hanya Melegalkan Yang Ada

Wako Prabumulih Ir H Ridho Yahya menyerahkan rancangan KUA PPAS APBD perubahan kepada Ketua DPRD Prabumulih Sutarno didampingi wakil ketua 1 dan 2, Selasa (25/08/2020). Foto: istimewa

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Setelah dilakukan pembahasan internal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diketuai langsung Sekda Kota Prabumulih, Elman ST MM, akhirnya Pemkot Prabumulih menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan 2020 kepada DPRD Kota Prabumulih.

KUA PPAS Perubahan diserahkan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, didampingi Sekda, kepada Ketua DPRD Prabumulih Sutarno SE, didampingi Ketua I dan II, H Ahmad Palo SE dan Ir Dipe Anom, di ruang rapat DPRD Prabumulih, Selasa (25/08/2020).

Ridho Yahya mengatakan, tidak ada penambahan anggaran dalam KUA PPAS Perubahan tersebut. “Hanya melegalkan yang ada, tidak ada misalnya ada Bangub Rp21 miliar kita masukan, jadi memasukan sesuatu yang hanya melegalkan,” ujar Ridho dibincangi wartawan usai penyerahan KUA PPAS Perubahan.

Dikatakan Ridho, APBD Perubahan diproyeksikan tetap sama dengan APBD induk. “Tetap induk (sama dengan APBD Induk) malah sebenarnya ada penurunan karena ada refocusing kemarin,” ungkapnya.

Sementara Sekda Elman, didampingi Kepala BPKAD, H Jauhar Fahri SE AK CA mengatakan, tidak ada penambahan anggaran dalam rancangan KUA PPAS Perubahan tersebut. “Nambah ini Bangub, DAK yang sudah ada peruntukan, nah itu melegalkan bae lagi, Ada enam puluh empat miliar tadi APBD Perubahan dilegalkan,” bebernya.

Sedangkan, Kepala BPKAD, Jauhar Fahri menambahkan, pada pos belanja daerah APBD Induk 2020 semula dianggarkan Rp1,031 triliun sementara pada KUA PPAS Perubahan diproyeksi menjadi Rp1,096 triliun. “Total satu triliun lebih naik turunnya nambah menjadi enam puluh empat miliar,” kata Jauhar.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE mengatakan, berdasarkan rancangan KUA PPAS Perubahan yang diserahkan langsung oleh Walikota Prabumulih H Ridho Yahya, APBD Perubahan 2020 diproyeksikan sebesar Rp1,096,414,888,745. “Bertambah sebesar Rp64,493,554,607 dari APBD Induk semula yaitu Rp1,031,921,334,138,” ungkap Palo. (wan)