Buat Program Pengembangan Kewirausahaan Melalui UMKM

Saipul Effendy, Kepala SMKN 1 Empat Lawang. Foto: padri/Palpos.ID

EMPAT LAWANG, PALPOS.ID – Pandemi covid-19 bukan sekadar bencana berdampak negatif terhadap kesehatan, namun juga menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi, baik itu industri besar maupun kecil.

Anjuran social distancing pun dilakukan demi menghindari penyebaran virus Covid-19 meluas. Bahkan, berdampak menurunnya aktivitas jual beli masyarakat dan hal ini berdampak pada kegiatan usaha/bisnis dan membuat gelisah, tak terkecuali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Beranjak dari hal itu, Bursa Kerja Khusus (BKK) atau Bidang Humas Industri (BHI) SMK Negeri 1 Empat Lawang diketuai Ibu Lis Parida ST MPd, melakukan Program Pengembangan Kewirausahaan melalui UMKM yang dimiliki alumni atau lulusan SMKN 1 yang telah memiliki usaha sendiri.

“Program ini merupakan bantuan berupa pinjaman dana bersifat non bunga akan diberikan bagi alumni SMKN 1 yang telah memiliki usaha sendiri. Tujuannya untuk mendorong mereka agar tetap bisa menjalankan usaha dampak akibat pandemi covid-19,” ucap Saiful Effendy, Kepala SMKN 1 Empat Lawang, Selasa (08/09/2020).

Dalam pelaksanaannya, SMKN 1 Empat Lawang bekerja sama dan telah melakukan dialog dengan Dinas Koperasi UMKM dan ketenagakerjaan Empat Lawang serta Bank BNI Syariah dalam membantu para alumni SMKN 1 yang memiliki usaha sendiri dan membutuhkan pinjaman berupa dana tersebut.

Saat ini, telah terdata sebanyak 15 alumni SMKN 1 yang telah memiliki usaha sendiri, baik itu usaha bidang otomotif, usaha kuliner, maupun usaha bisnis lainnya. Dan akan tetap dilakukan pendataan bagi alumni memiliki usaha sendiri yang ingin ikut program ini.

“Tentunya program SMK Negeri 1 ini sangat kami respon dengan baik. Mengingat saat ini pandemi Covid-19 mempengaruhi usaha yang sedang kami kembangkan dan berdampak pada ekonomi kami. Jadi dengan adanya program ini sangat membantu kami,” kata Pero Pidora, salah satu alumni SMKN 1 Empat Lawang. (*)

*)Editor : Bambang Samudro