Konsumsi Ikan Asin Bisa Tangkal Covid-19

Ikan asin merupakan salah satu sumber mata pencaharian masyarakat Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III. Foto: malyadi/Palpos.ID

BANYUASIN, PALPOS.ID – Pembuatan ikan asin terus digeluti oleh warga Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Pasalnya permintaan ikan masih semakin tinggi dipasaran, terutama pasar skala lokal pedesaan.

Arsyad, salah satu pengusaha ikan asin menjelaskan, kini ikan jenis berumbung lebih diminati masyarakat. Pasalnya mempunyai rasa sedap dan menambah selera makan, selanjutnya baru ikan asin sembilang dan ikan asin duri.

“Soal harga ikan asin bervariasi, mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 60 ribu perkilogram. Kalau beli dalam jumlah banyak, bisa kita dikasih harga diskon bersahabat,” ungkap dia kepada wartawan, Selasa (08/09/2020).

Sementara itu, Pj Kepala Desa Langkan Robin Cahyadi SSos menegaskan, pihaknya mendukung dan terus menyemangati warga agar terus mempertahankan pembuatan ikan asin. “Ikan asin akan terus dibutuhkan masyarakat, rasanya khas dan menambah selera makan,” terang dia.

Robin mengaku rutin memantau langsung, proses pembuatan ikan asin mulai dari penyiangan ikan hingga penjemuran. “Semuanya dilakukan secara manual dan alami, tidak menggunakan bahan kimia sehingga dipastikan aman konsumsi,” tegas dia.

Untuk pemasaran, Robin membeberkan pembuat ikan asin di Langkan, menjual ke pasar-pasar desa setiap hari kalangan. “Kini peminatnya banyak, pembeli yakin mengkonsumsi ikan asin menambah kekebalan tubuh. Termasuk dalam menangkal Covid-19, dikarenakan ikan asin mengandung garam yang sehat,” pungkas dia. (mal)