PAUD Bentuk Mental dan Karakter Anak

Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Prabumulih Ir Hj Suryanti Ngesti Ridho disaksikan Walikota Prabumulih, meletakkan batu pertama pembangunan TK Percontohan Prabumulih, Selasa (08/09/2020). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Ketua TP PKK Kota Prabumulih sekaligus Bunda PAUD Prabumulih, Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho mengatakan, pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat penting bagi perkembangan pembentukan mental dan karakter anak agar tumbuh dengan baik.

“Sangat penting sekali (PAUD,red), karena anak melek mata itukan yang tau orangtuanya. Kalau pendidikannya salah, nanti kedepannya akan merugikan dia sendiri maupun keluarganya. Karena pendidikan usia dini adalah basic dasar dari anak,” ujar Suryanti Ngesti dibincangi usai peletakan batu pertama pembangunan TK Percontohan Prabumulih, di Jalan Taman Murni, Selasa (08/09/2020).

Namun meskipun dinilai penting, sambung isteri Walikota Prabumulih H Ridho Yahya ini, pendidikan diusia dini tidak boleh dipaksakan, karena diusia dini anak-anak diajarkan bermain sambil belajar.

“Jadi jangan difokuskan anak itu harus belajar, karena masa sekolah itu lama, suatu saat akan jenuh dan nanti justru tidak mau sekolah. Makanya yang paling penting anak-anak belajar sambil bermain,” bebernya.

Disinggung soal pembangunan TK Percontohan Prabumulih, Bunda PAUD ini berharap kedepan TK tersebut benar-benar menjadi contoh. “Jadi harus bagus semuanya dan benar-benar menjadi contoh baik dari segi gedung, tenaga pengajar maupun fasilitas lainnya,” ucapnya.

Ngesti berharap, TK percontohan itu nantinya anak-anak sedini mungkin diajarkan baca tulis Alquran. “Karena walaupun pintar, kalu tidak berakhlak percuma saja,” tuturnya.

Sementara, Walikota Prabumulih, Ridho Yahya menegaskan, TK Percontohan harus unggul disegala bidang. “Karena ini percontohan harus unggul disegalanya,” ungkapnya seraya mengatakan pembanguan TK Percontohan itu anggarannya bersumber dari APBN.

Ridho berharap, di TK percontohan anak-anak dibekali budi pekerti yang baik. “Anak sekarang galak kurang ajar, makanya kita kembalikan seperti dulu, kita tingkatkan akhlaknya melalui baca tulis Alquran,” pungkasnya. (*)

Editor : Bambang Samudro