Musrenbang Desa Noman, Masyarakat Usulkan Jembatan Beton

Suasana Musrenbang Desa Noman Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Rabu (09/09/2020). Foto: alam/Palpos.ID

MURATARA, PALPOS.ID – Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2021, Desa Noman Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, masyarakat usulkan jembatan beton. Jembatan beton yang dimaksud penghubung Desa Noman Lama dan Noman Baru, Rabu (09/09/2020).

Kegiatan itu dipusatkan di Aula gedung SDN 2 Noman, dan turut dihadiri Kades Noman beserta perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, Camat Kecamatan Rupit beserta Jajaran, Pendamping Desa, Kapolsek Rupit beserta rombongan, Kelompok BUMDes, Karang Taruna, beserta Masyarakat Desa Noman.

Seperti disampaikan Masyarakat Desa Noman Kampung I, melalui Kepala Dusun (Kadus) Ependi, bahwa masyarakatnya cukup banyak usulan, yang mana salah satunya, terkhususnya sangat menginginkan Jembatan Beton penghubung Desa Noman Lama-Desa Noman Baru.

“Jika sudah ada jembatan Beton, tentu Desa Noman akan cepat majunya, karena mengingat berbagai aktivitas dan kebutuhan yang diinginkan akan menjadi mudah dilakukan. Sekali lagi, kami masyarakat kampung I Desa Noman menegaskan, menginginkan jembatan Beton penghubung, karena kemajuan Desa kami sangat sulit untuk berkembang lantaran fasilitas yang ada kurang mendukung,” ungkapnya.

Senada diucapkan masyarakat kampung II melalui Kadus Husin M Nur, mengingat kebutuhan masyarakat harus diprioritaskan, diantara usulan diinginkan yaitu menjadikan lingkungan bersih, dan lainnya seperti tersedianya mobil ambulans. Akan tetapi semuanya sangat sulit diadakan lantaran tidak adanya jembatan Beton penghubung, sehingga kendaraan roda empat tidak bisa masuk.

“Jembatan penghubung Beton sangat kami dambakan, karena mengingat untuk kemajuan dan perkembangan Desa kami, kami disini seperti Masyarakat yang tidak kenal lintasan, dan tidak mengenal kemajuan, contohnya pada kendaraan, daerah kami hanya bisa mengendarai sepeda motor,”katanya.

Sementara Kepala Desa Noman Lama, Taufik HarisĀ  mengatakan, berbagai usulan masyarakat akan difokuskan, dan terkhususnya salah satu usulan masyarakat yang menginginkan Jembatan penghubung Beton maka akan ditampung terlebih dahulu.

“Pada saat ini semua usulan dan masukan akan ditampung terlebih dahulu, terkhususnya mayoritas keinginan masyarakat menginginkan jembatan Beton, nantinya akan dipertimbangkan kembali,” pungkasnya. (rat)