Demo Mahasiswa Universitas PGRI Ricuh dengan Satpam Kampus

DR Mulyadi MA, Kasubag Humas, Protokol, Promosi, dan Kerjasama Universitas PGRI Palembang. foto: istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Terkait kericuhan antara mahasiswa dan petugas keamanan kampus PGRI dalam unjuk rasa menuntut penurunan Uang Kuliah Mahasiswa (UKM) yang dilakukan puluhan mahasiswa Universitas PGRI Palembang, pada Kamis (10/09/2020), sekitar pukul 11.15 WIB, membuat pihak universitas angkat bicara.

Kasubag Humas, Protokol, Promosi, dan Kerjasama Universitas PGRI Palembang Dr Mulyadi MA menyayangkan terjadinya kericuhan antara mahasiswa dengan Satpam kampus itu.

“Kita sangat menyayangkan, apalagi kericuhan itu diduga disulut oleh oknum luar kampus yang menyusupi unjuk rasa mahasiswa menuntut penurunan UKM terkait pandemi Covid-19,” ungkap Mulyadi dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Jumat (11/09/2020).

Dijelaskannya, saat itu pihak keamanan kampus menjalankan tugas pengamanan agar aksi mahasiswa berjalan tertib dan kondusif.

“Pada saat melakukan pengamanan tersebut, pihak keamanan mendapati oknum yang bukan mahasiswa Universitas PGRI Palembang. Sehingga oknum tersebut diminta untuk keluar kampus, namun menolak dan melawan hingga terjadi kericuhan,” terangnya.

Maka dari itu, lanjut Mulyadi, pihak rektorat Universitas PGRI Palembang sangat menyayangkan demontrasi yang dilakukan pihak mahasiswa tersebut.

Dikatakan Mulyadi, YPLP PT-PGRI Sumsel dan Rektorat Universitas PGRI Palembang sudah mengambil beberapa langkah sesuai tuntutan mahasiswa, sambil melakukan pembenahan.

“Selama pandemi Covid-19 ini, mahasiswa baru diberikan potongan uang pendaftaran, dan bahkan digratiskan bagi  yang sekolahnya sudah ada kerjasama dengan Universitas PGRI Palembang,” kata Mulyadi.

Selain itu, Universitas PGRI Palembang juga menggratiskan mahasiswa yang kuliah di Prodi Fisika di Fakultas Sain dan Tehnologi (dulunya Fakultas MIPA), Fakultas Perikanan dan Kelautan, menyalurkan dana bantuan dari Gubernur Sumsel, Bidik Misi, dan beasiswa-beasiswa lainnya.

“Bagi mahasiswa yang terkendala membayar UKM, mereka juga diberikan kelonggaran untuk mengansur UKM,” pungkasnya.

Informasi yang diterima, telah beredar seruan solidaritas yang ditujukan kepada aktivis LSM, Ormas, OKP dan rekan-rekan media seantero Bumi Sriwijaya, untuk berkumpul di kampus PGRI Palembang pada Jumat (11/09/2020), pukul 09.00 WIB. (zon)