Manfaatkan Pekarangan Rumah, Tanam Jambu Air dan Mangga

Ilustrasi tanaman jambu air. Foto: istimewa/bt/net

BANYUASIN, PALPOS.ID – Dengan memanfaatkan lahan di samping rumahnya, warga Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung, menanam berbagai jenis tanaman buah, utamanya buah jambu.

Berkat keuletannya bercocok tanam secara organik, produk buah yang dihasilkannya kini bisa dikonsumsinya setiap hari tanpa merogoh kocek lagi.

Bercocok tanam itu dilakukannya sejak beberapa bulan yang lalu. Pandemi Covid-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif.

Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salahsatu yang bisa dilakukan adalah menanam buah di pekarangan rumah.

Seperti Winda Amellia, seorang tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, yang memanfaatkan masa berdiam di rumah dengan berkebun beragam macam buahan, seperti jambu air dan mangga.

“Saya menanam tanaman yang bisa cepat panen, mulai dari bibit buah sudah kita pilah pilih mana yang cepat menghasilkan buah. Apalagi masa Covid-19 belum berakhir, membuat aktivitas lebih banyak di rumah,” kata dia, Kamis (10/09/2020).

Winda mengakui telah lama menekuni pertanaman organik, hanya saja dimasa pandemi aktivitas lebih sering. “Kami menanam sudah lama, namun intens tiga bulan terakhir. Karena kami terus mengikuti perkembangan informasi pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan berakhir. Alhamdulillah, kemarin sudah berkembang dan sekarang menjadi buah,” katanya.

Dirinya berbagi tips agar pemilik pekarangan rumah yang luas dapat meniru langkahnya dalam bercocok tanam. Salah satunya dengan bertanam buah bibit cangkok dan kawinan. “Mengapa pilih bibit kawinan, karena lebih cepat proses berbuahnya ketimbang langsung dari biji buah. Saya sarankan bila ingin tanam buah di pekarangan rumah, selain bibitnya yang mungil juga berbuahnya cepat,” tutur dia.

Untuk proses perawatannya pun terbilang mudah, hanya dengan air dan pupuk kandang bibit dapat segera tumbuh dan berbuah. “Bila tak ingin buah dihinggapi lalat dan serangga, bisa gunakan produk-produk pembasmi serangga hingga tak berani mendekat,” pungkas dia. (jau/hb/fin)