Sekda Minta Peserta SKB CPNS Muba Jangan Grogi

Sekda Muba Apriyadi saat meninjau tes SKB CPNS Muba, Jumat (11/09/2020). Foto: istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex melalui Sekda Drs Apriyadi MSi secara resmi membuka Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemkab Muba formasi tahun 2019, di Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang, Jumat (11/09/2020).

Diketahui, sebanyak 564 peserta SKB CPNS Pemkab Muba mengikuti pelaksanaan tes pada 11-13 September 2020 di Kantor Regional VII BKN Palembang.

Dalam kesempatan membuka SKB CPNS, Sekda Muba Apriyadi memberikan motivasi kepada peserta SKB CPNS untuk dapat melaksanakan ujian secara baik dan maskimal, sehingga ujian ini dapat diselesaikan dengan sesuai harapan.

“Tidak usah grogi, enjoy saja. Yang penting tetap berdoa dan berusaha, Insya Allah akan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Kandidat Doktor Unsri tersebut.

Apriyadi menyebutkan, bagi peserta belum berhasil untuk tidak putus asa. Dia menilai masih banyak cara lain dalam menata masa depan dengan melakukan aktifitas-aktifitas dengan mengembangkan inovasi dan kreatifitas.

Kepala Kantor Regional VII BKN Provinsi Sumsel Ir Agus Sutadi MSi mengaku takjub dan salut dengan kesiapan Pemkab Muba dalam memfasilitasi standar protokol kesehatan (prokes) bagi peserta. “Muba sangat all out persiapannya, bahkan BKN Pusat pun tidak se-all out Muba dalam penyediaan fasilitas sarprasnya,” ungkapnya.

Agus menilai, Pemkab Muba sangat serius dalam memfasilitasi pelaksanaan SKB CPNS untuk para peserta. “Ruang ujian menggunakan High Effeciency Particulate Air (Hepa) Filter dan pemeriksaan suhu tubuh peserta tes dengan thermal smart bahkan Tiap meja disediakan tisu, hand sanitaizer spray and gel,” tukasnya.

Sementara Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM mengatakan rangkaian pelaksanaan SKB CPNS Pemkab Muba, dilaksanakan 11-13 September.

“Untuk hari pertama ini diadakan 2 sesi masing-masing sesi 100 peserta, lalu pada hari kedua 3 sesi masing-masing sesi 100 peserta, kemudian hari ketiga 1 sesi 64 peserta,” terangnya.

Lanjut Sunaryo, bagi peserta yang lulus, pengumuman bakal diinformasikan langsung melalui sosial media (Sosmed). “Siaran live untuk antisipasi kerumunan di masa pandemi, selain transparansi penilaian,” ujarnya. (rom)