Diteriaki Korban Jambret, Residivis Bonyok Diamuk Massa

Tersangka Parti diintrogasi polisi piket Polsek Ilir Timur II Palembang, Minggu (13/9)

PALEMBANG, Palpos.Id- Seorang resedivis alias penjahat kambuhan, Parti (27), warga Jalan Letda A Rozak, Lorok Bakti Jaya, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, bonyok diamuk massa lantaran melakukan penodongan menggunakan senjata tajam terhadap korban Vivi Yuriati.

Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) ini terjadi Minggu (13/9), sekitar pukul 14.50 WIB, di Jalan Letda A Rozak, Palembang.

“Saya lagi pusing karena terdesak kebutuhan untuk biaya berobat ibu saya yang sakit stroke. Lalu melihat korban turun dari mobil dan berjalan sambil menyandang tas, hendak belanja ke warung. Siang itu situasi di lokasi kejadian sedang sepi, hingga timbul niat untuk menjambret tas korban,” ujar Parti.

Tanpa berpikir panjang, lantas tersangka langsung memepet korban dan mengacungkan pisau ke arah korban. “Serahkan dompet, kalau tidak aku tujah,” ancam pelaku kepada korban.

Sadar dalam bahaya, korban pasrah saat pelaku merampas tas miliknya dan kabur. Belum jauh lari, korban langsung meneriaki pelaku jambret hingga massa ramai mengejar. Apes, Parti berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan massa.  Selanjutnya diserahkan ke Mapolsek Ilir Timur II.

Parti juga mengaku, ini kali kedua dirinya mendekam di sel tahanan. “Sebelumnya kasus narkoba, aku divonis 4 tahun dan di tahan di Lapas Pakjo tahun 2012,” ungkapnya.

Kapolsek Ilir Timur II, Kompol Mario Invary SE didampingi Kanit Reskrim, Ipda Ledi SH menegaskan pihaknya telah mengamankan resedivis dalam perkara curas.

“Pelaku kita amankan atas perkara curas dengan barang bukti tas sandang warna hitam, ponsel android Black Berry warna putih, uang Rp 20 ribu milik korban. pelaku dijerat pasal 365 KUHP ancamannya 5 tahun,” tegas Kapolsek. (adi)