Bupati Kuryana Lantik Pengurus DMI Kabupaten OKU

Bupati OKU, H Kuryana Azis saat menghadiri pelantikan Pengurus DMI OKU, Sabtu (12/09/2020). Foto: eko/Palpos.ID

BATURAJA, PALPOS.ID – Bupati OKU menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten OKU periode 2019-2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (12/09/2020). Pelantikan pengurus pimpinan daerah DMI Kabupaten OKU dilakukan pimpinan wilayah DMI Provinsi Sumsel Bukhori Abdullah.

Ketua umum PD DMI Kabupaten OKU Ibnu Sodik menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati OKU atas perhatiannya kepada pengurus DMI Kabupaten OKU. Kepedulian itu ditunjukkan sejak menjabat Wabup, dan kini saat menjabat Bupati kepedulian itu semakin bertambah. Salah satunya bukti kepedulian itu adalah insentif pengurus masjid dinaikan dari Rp300.000 menjadi Rp500.000 perorang.

Sementara Ketua DPW DMI Provinsi Sumsel Bukhori Abdullah juga mengapresiasi Bupati OKU atas dukungannya kepada DMI OKU. Bukhori mengucapkan  terima kasih kepada Bupati OKU atas supportnya sehingga DMI OKU bisa eksis sampai hari ini.

Lebih lanjut, Bukhori mengatakan bahwa DMI mempunyai 10 program utama diantaranya program bersih-bersih masjid. Program ini bertujuan agar masjid terjaga kebersihannya.

Bupati OKU H Kuryana Azis mengajak seluruh pengurus DMI untuk menjalankan  protokol kesehatan tentang pencegahan Covid-19. Selanjutnya Bupati mengajak DMI OKU membantu Pemkab dalam program percepatan pembangunan terutama di bidang sumber daya manusia.

Kabupaten OKU sekarang ini sedang bekerja keras memajukan daerah melalui berbagai program percepatan pembangunan di segala bidang termasuk pemberdayaan masyarakat.

Oleh karena itu, keberadaan DMI ini perlu semakin dIaktualisasikan dalam mendukung pemerintah membangun kecerdasan religius umat islam, karena  pembangunan daerah tentunya  harus didukung dengan suasana kondusif dalam partisipasi termasuk dari para ulama dan umat.

Bupati juga berharap DMI OKU dapat menjadi bagian penting dari jembatan penghubung antara  umaro terhadap ulama dan umat. Kabupaten OKU sampai sekarang ini daerah yang sangat kondusif, akan tetapi kondisi kehidupan sosial keagamaan demikian harus tetap dipelihara dengan baik. (eco)