Hasil Test Rapid, Puluhan Karyawan dan Hakim PN Palembang Reaktif

Petugas memasang pengumuman lockdown selama tiga hari di gedung PN Palembang Klas 1A Khusus, Selasa (15/9)

PALEMBANG, Palpos.Id – Dari hasil test rapid yang dilakukan oleh seluruh staf dan karyawan Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus pada Senin (14/9/2020), terdapat 23 karyawan serta hakim yang terindikasi reaktif.

Mengetahui hal ini, pihak PN Palembang Klas 1A Khusus langsung melakukan langkah lockdown selama tiga hati yang terhitung sejak Rabu 16 September sampai 18 September 2020.

Pantauan di kantor PN Palembang, tampak sejumlah petugas memasang spanduk pengumuman tentang lockdown tersebut.

“Ini dilakukan setelah kita mendapat data resmi tadi siang, ada 23 karyawan, petugas dan hakim yang terindikasi reaktif terhadap rapid test yang dilakukan Senin kemarin,” ungkap Sekretaris PN Palembang, Yetty Iriani Siregar SH dikonfirmasi wartawan saat memasang spanduk pengumuman, Selasa (15/9).

Dalam kesempatan ini, Yetty juga mengimbau kepada 23 orang yang rekatif tersebut agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Maka dari itu, untuk kegiatan kantor juga kita liburkan sementara waktu, termasuk persidangan. Tapi ada pengecualian, seperti sidang yang masa tahanan tidak dapat diperpanjang lagi, dan upaya hukum lainnya masih tetap berkatifitas seperti biasa,” jelasnya seraya menambahkan aktifitas di PN Palembang akan kembali normal pada Senin pekan depan.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Pengadilan Negeri Palembang, Bombongan Silaban SH MH. “Benar ada puluhan yang reaktif dari ratusan petugas PN Palembang yang mengikuti rapid tes,” ujarnya kepada awak media.

Hingga saat ini, kata Bombongan, pihaknya masih menunggu hasil keseluruhan rapid tes dari pihak rumah sakit yang bersangkutan.

“Petunjuk dari Mahkamah Agung, apabila ada reaktif maka segera dilakukan swab dan menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (*)