DPRD dan Pemkot Prabumulih Sepakat Sahkan Perubahan APBD

Wako dan ketua DPRD melakukan penandatangan nota kesepakatan APBDP 2020 disaksikan wakil walikota dan wakil ketua serta anggota DPRD Prabumulih, Selasa (15/09/2020). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – DPRD Kota Prabumulih menggelar rapat paripurna Ke XXIV masa persidangan ke-III dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Walikota Prabumulih dengan Pimpinan DPRD Kota Prabumulih terhadap KUA dan PPAS Perubahan Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2020.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Sutarno SE, Wakil Ketua I H Ahmad Palo SE, Wakil Ketua II Ir Dipe Anom. Serta dihadiri Walikota dan Wakil Walikota, Ir H Ridho Yahya MM dan H Andriansyah Fikri SH, serta seluruh anggota DPRD Prabumulih, digelar di ruang paripurna DPRD, Selasa (15/09/2020).

Selain itu hadir pula, Setwan Heriyani SE MSI, Sekda Elman ST MM, Kepala OPD, Camat dan lurah se-Kota Prabumulih. Dari hasil pembahasan KUA PPAS Perubahan Tahun anggaran 2020, anggaran perubahan bertambah Rp70,8 miliar. Yakni dari Rp1,031 triliun menjadi Rp1,102 triliun. Penambahan tersebut merupakan dana dari DAK, Bangub dan Dana Kelurahan.

Ketua DPRD Kota Prabumulih, Sutarno SE mengatakan, meskipun ada penambahan hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami pengurangan anggaran. “Penambahan itu dari DAK dan Bangub serta Dana Kelurahan yang peruntukannya sudah jelas tidak bisa diganggu atau digeser, karena itu rata-rata dinas mengalami defisit,” ujar Sutarno.

Senada dikatakan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya. Menurut Ridho, tidak ada penambahan anggaran untuk APBD Perubahan 2020. “Yang bertambah itu hanya DAK, DK dan Bangub, kita tidak punya uang jadi di ABT tidak ada prioritas atau tidak priorita hanya mengesahkan yang sudah ada, kelau dulu beda ada silpa ini tidak ada sama sekali,” ucapnya.

Dikatakan Ridho, tidak adanya penambahan anggaran pada APBD Perubahan tersebut bukan hanya dialami oleh kota Prabumulih saja tapi juga dialami hampir seluruh daerah. “Jadi lebih banyak pengurangan, ini tidak hanya prabumulih saja tapi semua,” pungkasnya. (wan)