Langgar Prokes Covid-19, Puluhan Warga Disanksi Sosial

Salah seorang pelanggar prokes sedang menjalani hukuman, Selasa (15/09/2020). Foto: Maryati/Palpos.ID

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Terapkan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 31 Tahun 2020, Tim Satgas Covid-19 Kota Lubuklinggau gelar Operasi Yustisi.

Dihari pertama operasi Senin (14/09/2020), sedikitnya ada 25 warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Mereka langsung diberikan sanksi sosial dengan dipakaikan rompi kuning bertuliskan pelanggar prokes Covid-19.

Tidak hanya itu, mereka juga diberikan sanksi lain seperti pushup, membersihkan fasilitas publik, hingga bernyanyi lagu kebangsaan Indonesia raya dan melapalkan Pancasila.

“Kalau untuk warga, sanksi denda belum kita berlakukan, tetapi untuk pelaku usaha jika masih membandel kita tidak akan kasih toleransi,” tegas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa, kepada Palpos.ID dijumpai di Mapolres, Selasa (15/09/2020).

Menurutnya, operasi Yustisi ini akan dilakukan setiap hari, tujuannya untuk menghentikan peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Bumi Sebiduk Semare ini. “Dengan terus dilakukan operasi ini diharapkan bisa menghentikan peningkatan kasus Covid-19 dan yang sudah terpapar bisa cepat sembuh,” pungkasnya. (mar)