Lima Desa Belum Kumpulkan Berkas Pencairan DD

Izhar, Kabid Anggaran DPKAD Muratara. Foto: alam/Palpos.ID

MURATARA, PALPOS.ID – Hingga kini masih ada lima dari 82 desa di tiga kecamatan belum mengumpulkan berkas untuk pencairan dana desa (DD) tahap II sebesar 10 persen.

Demikian ditegaskan Kepala DPKAD Muratara Duman, melalui Kabid Anggaran Izhar, Selasa (15/09/2020). Dijelaskannya, lima desa tersebut yakni Desa Biaro Lama, Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo, Desa Suka Menang, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, dan Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit.

“Tinggal pencairan 10 persen lagi yang tahap II, walaupun masih ada desa yang belum mengumpulkan berkas dan tidak akan berpengaruh atau menghambat bagi Desa lain untuk melakukan pencairan 10 persen tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan mulai tahun ini, sistem pencairan langsung masuk ke rekening desa dan tidak seperti tahun sebelumnya masuk ke rekening Kas Daerah.

“Kalau untuk pemberkasan masih dengan kita, akan tetapi untuk pencairan itu langsung ditransfer oleh Pusat ke rekening desa masing-masing,” katanya.

Apakah ada pemangkasan terhadap Dana Desa (DD)? Izhar menuturkan dampak dari pandemi Covid-19 berdampak juga terhadap DD, dimana juga dipangkas Rp886 juta.

“Pemangkasan anggaran DD itu berdasarkan PMK Nomor 3 Tahun 2020 dan Perpres Nomor 72 tahun 2020. Dimana pagu awal Rp 101.742.140.000 milliar dan sekarang menjadi Rp 100.855.966.000 milliar,” bebernya.

Lebih lanjut ia menghimbau kepada Desa untuk melengkapi berkas untuk pencairan DD 10 persen tahap II, agar sesegera mungkin untuk melengkapi pemberkasan supaya bisa dapat diproses. (rat)