UMKM Jangan Hanya Dipromosikan, tapi Dimodali

Dodi Reza saat hadir sebagai narasumber pada Seminar dan Lokakarya, Selasa (15/09/2020). Foto: diskominfo muba

PALEMBANG, PALPOS.ID – Tak bisa dipungkiri hampir semua UMKM di masa pandemi Covid-19 ini terkena imbasnya. Termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin.

Untuk itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex mengalokasikan dana dari reward Kementarian Keuangan untuk memulihkan ekonomi di Muba dari berbagai sektor, terutama pelaku UMKM.

Untuk diketahui, Pemkab Muba mendapatkan reward dari Kementerian Keuangan yakni berupa dana insentif tambahan tahap pertama Rp11,9 miliar dan tahap kedua Rp15,7 miliar.

“Insentif tambahan ini sebagian dialokasikan memulihkan perekonomian di Muba dari berbagai sektor terutama bagi pelaku UMKM. Jadi prinsipnya UMKM itu jangan hanya dipromosikan saja, tetapi juga harus diberikan suntikan modal juga,” tegas Dodi Reza saat hadir sebagai narasumber pada Seminar dan Lokakarya Membangun Sinergi Para Pihak (Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha, CSO dan Masyarakat) untuk Kemajuan Ekonomi Umat di Era New Normal (Covid-19).

Seminar dan Lokakarya yang diselenggaraam PWNU Sumsel bersama LAZISNU ini digelar di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Selasa (15/09/2020).

Kemudian, upaya lain yang dilakukan Pemkab Muba untuk memberikan bantuan kepada UMKM yakni dengan mensupport modal dengan membantu para penjahit dengan memberikan modal untuk membuat masker dan dibagikan secara gratis dengan seluruh masyarakat sebanyak 1 juta masker.

Ketua KADIN Sumsel ini melanjutkan, Pemkab Muba juga memberikan becak motor (bentor) hingga bantuan dana mencapai Rp10 Juta tiap UMKM di Muba yang terdampak Covid-19.

Sementara Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi (Cak Amir) didampingi Ketua LAZISNU Anwar Sadat mengaku takjub dengan apa yang sudah diimplementasikan Bupati Muba Dodi Reza dalam membantu ekonomi umat di tengah pandemi.

“Kiranya ini bisa diikuti Kepala Daerah lainnya di Indonesia terutama di Sumsel,” sebutnya.

Cak Amir menambahkan, dibutuhkan keseriusan dan komitmen yang tinggi dari Kepala Daerah agar benar-benar perekonomian umat bisa stabil.

“Muba sudah nyata merealisasikannya, semoga diikuti daerah lain,” tandasnya. (*)