Volume Sampah RT Meningkat, Tembus 20 Ton Perminggu

Ir H Ridho Yahya MM, Walikota Prabumulih. Foto: istimewa

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih, Hj Dwi Koryana mengatakan, volume sampah rumah tangga di kota Prabumulih yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sungai Medang dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan.

Diperkirakan, volume sampah tersebut mencapai 15-20 ton perminggunya atau rata-rata hampir 3 ton per harinya. “Terus mengalami peningkatan (volume sampah rumah tangga),” ujar Dwi koryana kepada wartawan, Selasa (15/09/2020).

Tingginya volume sampah yang masuk ke TPA itu, sambung Dwi Koryana membuat pihaknya khawatir TPA tersebut tak dapat lagi menampung sampah. Karena itulah, agar usia TPA dapat lebih lama pihaknya mengajak masyarakat supaya memilah-milah sampah sebelum dibuang.

“Sebelum dibuang sebaiknya dipilah-pilah dahulu, mana yang masih bisa dimanfaatkan dan bernilai jual seperti plastik dan kertas kardus dengan yang tidak bermanfaat karena sampah itu juga bernilai,” ungkapnya.

Dikatakan Kadis DLH ini, sampah yang bisa dimanfaatkan bisa ditabung di Bank Sampah dan sampah kantong kresek bisa dijual di PDU (Pusat Daur Ulang) sedangkan sampah organik dijadikan pupuk.

“Jadi sampah yang benar-benar tak bisa digunakan itulah sampah yang masuk TPA. Ini sangat berguna untuk memperpanjang usia TPA terlebih kita di daerah perkotaan yang sangat sulit mencari lahan TPA baru,” bebernya seraya mengajak masyarakat untuk memilah sampah dari rumah.

Sementara itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengimbau kepada masyarakat untuk ikut membiasakan hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

“Selama ini setiap peringatan hari besar kita selalu menjalankan aksi pungut sampah serentak, kegiatan itu mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Tapi bukan hanya sekedar apresiasi yang kita cari, kita melakukan kegiatan ini supaya lingkungan bersih dan sehat,” pungkasnya. (wan)