Gagal Nyalip Mobil di Jembatan Musi IV, Bapak 3 Anak Tewas

Korban lakalantas di Jembatan Musi IV sebelum dibawa ke RS Pelabuhan Boombaru, Rabu (16/09/2020). Foto: istimewa/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Nahas dialami Arifin (39), warga asal Desa Cinta Manis Pal 7, Kelurahan Tirtosari, Kabupaten Banyuasin. Bapak tiga anak ini tewas diduga akibat mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Musi IV Palembang, Rabu (16/09/2020), sekitar pukul 23.30 WIB.

Kasatlantas Polrestabes Palembang, Kompol M Yakim Rusdi, melalui Kanit Lakalantas, Iptu Sucipto membenarkan adanya lakalantas yang menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP.

“Korban mengendarai sepeda motor Yamaha R15 BG 6813 ACD melaju dari arah simpang Boombaru hendak menuju simpang 14 Ulu. Saat melintas di TKP, hendak mendahului mobil di depannya dari kiri, lalu ngerem mendadak, motornya oleng hingga terjatuh dan meninggal dunia,” jelas Sucipto, Kamis (17/09/2020).

Dikatakan Sucipto, korban tewas dengan kondisi luka lecet di kepala sebelah kanan, mengeluarkan darah dari kedua telinga, lecet di pinggang kanan, luka robek di tangan kiri, dan dagu lecet. “Korban langsung dibawa ke RS Pelabuhan Boombaru, dan telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk dikebumikan,” ujarnya.

Sementara, Rusia (63), ibu mertua korban mengungkapkan, menantunya tersebut bekerja sebagai pemasang gypsun plafon, dan dikenal baik serta ramah.

“Dia punya tiga orang anak, satu baru mau kuliah, satu masih SMP, dan satunya lagi baru mau masuk SD,” ungkapnya, ditemui di rumah duka Lorong Istiqomah, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang, Kamis (17/09/2020) pagi.

Dikatakan Rusia, biasanya kalau korban pulang pukul 23.00 WIB malam, selalu mampir ke rumahnya. Namun, jika pulang kerja pukul 20.00 WIB, dia langsung pulang ke rumahnya di Cinta Manis. “Jenazahnya dibawa ke rumah saya, karena kalau mau dibawa ke rumahnya jauh. Korban dikuburkan tak jauh dari rumahnya, sekitar pukul 09.30 WIB tadi,” ujarnya.

Dia berharap kejadian lakalantas yang menimpa menantunya dapat menemui titik terang. “Katanya menantu saya meninggal karena kecelakaan tunggal. Tapi kalau meninggalnya karena tabrak lari atau karena hal lainnya, kami mohon kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya,” pungkasnya. (zon)