Kawanan Begal Sadis Meresahkan Tekapar Dipelor

Pelaku begal sadis Apriansyah alias Apri yang terkapar usai dilumpuhkan dengan timah panas, Rabu (16/09/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Unit II Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel meringkus kawanan begal sadis meresahkan masyarakat. Tersangkanya Apriansyah alias Apri (23) dan Rizky Saputra (19), semuanya warga Jalan Abikusno CS, Lorong Srigading, Simpang Sungki, Kertapati Palembang.

Keduanya dibekuk Rabu (16/09/2020), sekitar pukul 09.00 WIB. Ada lima laporan polisi terkait kasus keduanya. Di antaranya korban Wahiddudin (34), warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Tegar, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, bersama istrinya Eva tengah hamil 7 bulan.

Kejadiannya, Selasa (07/07/2020), sekitar pukul 04.00 WIB, di Jalan Lintas Timur Indralaya-Palembang, Km 18 Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Korban mengendarai motor Yamaha Aerox hendak pulang dari rumah orangtuanya di Kayuagung Kabupaten OKI.

Saat melintasi di lokasi kejadian motor korban dipepet dan dihadang kawanan tersangka sekitar 6 orang mengendarai tiga motor. Melihat korban berusaha tancap gas, salah satu pelaku melepaskan dua kali tembakan ke udara. Ketika korban dan isterinya terjatuh dari motor, para pelaku langsung merampas motor, uang Rp500 ribu, dua ponsel, laptop dan hardisc milik korban.

“Selain membegal pasutri di Jalintim dengan senpi, mereka juga melakukan begal serupa di Jalan Noerdin Panji, Kebun Sayur, Kecamatan Sukarami. Korbannya pegawai Transmusi Ardiansyah alias Ardi (30), warga Jalan Gotong Royong Kecamatan Sako, dan bawa kabur motor Honda Genio merah hitam,” ungkap Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIk, didampingi Kanit II Kompol Bachtiar SH.

Pengungkapan kasusnya bermula dari polisi membekuk tersangka Rizki di rumahnya. Saat pengembangan, tersangka Apri berusaha kabur dan terjun ke Sungai Musi kawasan Terminal Karya Jaya, hingga ditembak di punggungnya.

Tersangka Rizki mengakui perbuatannya. “Aku sama Apri sudah dua kali begal motor, pertama di Jalintim pasutri, terus di kebun Sayur dapat motor Genio. Motornya kami jual Rp5 juta, aku dapat Rp2 juta. Uangnya kubeli sabu sama main deposit game online,” ungkap Rizki. (*)