Prabumulih Usulkan 425 Formasi Penerimaan CPNS 2021

Beny Rizal SH MH, Kepala BKPSDM Prabumulih. Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Meski penerimaan CPNS tahun 2020 belum selesai dilaksanakan, Pemkot Prabumulih telah mengusulkan penerimaan CPNS tahun 2021 mendatang. Hal itu diungkapkan Kepala BKPSDM Kota Prabumulih, Beny Rizal SH MH, di Kantor Pemkot Prabumulih, Rabu (16/09/2020).

Beny mengatakan, pihaknya mengusulkan sebanyak 425 formasi. “Berkasnya sudah kita kirimkan ke Kemenpan RB (kementerian pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi),” ujar pria penggemar olahraga tenis ini seraya mengatakan nantinya kementerian lah yang akan memberikan kuota berdasarkan kebutuhan.

Lebih lanjut pria yang pernah mengabdi di Kementerian Hukum dan HAM ini menuturkan, formasi yang diusulkan pada penerimaan CPNS tahun depan itu terdiri dari formasi guru (pendidikan), formasi tenaga kesehatan dan formasi tenaga tekhnis.

“Tapi yang paling banyak kita usulkan itu tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis, karena sejauh ini rumah sakit kita masih kekurangan dokter spesialis. Dokter spesiali yang kita ajukan diantaranya, spesialis jantung, mata, syaraf dan spesialis-spesialis lainnya,” ungkapnya sembari mengatakan peluang untuk mendapatkan formasi itu cukup besar karena formasi yang dibuka oleh Menpan banyak dibidang kesehatan.

Masih kata Beny, pihaknya juga mengusulkan formasi untuk magister hukum dan magister managemen. “Jadi tidak bisa sama misalnya formasi Prabumulih dan Pagaralam. Karena yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.

Sementara, Direktur RSUD Prabumulih, dr Hesty Widyaningsih MARS MM ketika dikonfirmasi mengakui saat ini rumah sakit yang ia pimpin tersebut masih kekurangan dokter spesialis. “Iya memang benar, RSUD Prabumulih masih kekurangan dokter spesialis,” ucapnya.

Karena itulah sambung Hesty, pihaknya telah mengajukan usulan ke BKPSDM. “Kami mengusulkan formasi penerimaan CPNS 2021 untuk dokter spesialis bedah, syaraf, jiwa, radiologi, patolo gi klinik dan spesialis paru, masing-masing 1 orang dokter,” ungkapnya. (wan)