Terjaring tak Memakai Masker, Puluhan Masyarakat Pilih Sanksi Bersihkan Sampah

Warga yang terjaring razia tak mengenakan masker saat mengikuti sidang di tempat, Kamis (17/09/2020). Foto: mizon/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Meski telah dilakukan sosialisasi sekitar sepekan, namun masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Terbukti, puluhan masyarakat tidak memakai masker terjaring razia pada hari pertama penerapan adaptasi kebiasaan baru yang digelar Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Palembang, Kamis (17/09/2020) pagi, di depan Monpera.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, operasi ini untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan terutama dalam hal mengenakan masker.

“Sesuai Perwali Nomor 27 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru, maka perlu ada penekanan pada masyarakat betapa pentingnya penerapan protokol kesehatan ini,” ucap Anom yang juga sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Palembang.

Bagi masyarakat yang terjaring tidak memakai masker, satu persatu didata dan diwajibkan mengikuti sidang di tempat. “Sanksinya bisa sanksi disiplin dan maksimal sanksi denda, sesuai keputusan sidang,” kata Anom.

Sementara, dari puluhan masyarakat yang menjalani sidang, sebagian besar memilih sanksi disiplin dengan membersihkan sampah di sekitaran Monpera.

“Saya lupa bawa masker, dan tidak tahu kalau sekarang sudah ada sanksi tidak pakai masker. Sekarang lagi masa sulit, jadi saya pilih hukuman bersihkan sampah, karena tidak ada uang buat bayar denda yang mencapai ratusan ribu,” ungkap Musdar (45), salah seorang warga terjaring razia. (zon)