73 Paket Sabu Gagal Edar di Kota Lahat

Ketiga pengecer sabu di Kota Lahat yang dibekuk aparat Polres Lahat, Sabtu (19/09).

LAHAT, Palpos.Id – Cukup lama jadi target operasi Satres Narkoba Polres Lahat, akhirnya Febriansyah CS teringkus aparat Polres Lahat.

Dari tangan ketiga tersangka yakni, Febriansyah (24) dan Dede Prayoga (21) warga Srinanti, Kelurahan Gunung Gajah, Dede Prayoga (21), dan Ujang Amansyah (45), warga Kelurahan RD PJKA Kecamatan Kota Lahat ini, disita sebanyak 73 paket narkona jenis sabu.

Penangkapan Febriansyah CS ini bermula Kamis (17/09), sekitar pukul 18.30 WIB, usai polisi menggerebek kediaman Ujang. Saat itu polisi mengamankan Dede dan Ujang, beserta 1 paket kecil sabu ditemukan dalam saku celana bagian kanan depan milik Dede, juga 1 paket kecil sabu diatas meja rumah milik Ujang.

“Saat itu ke dua tersangka mengaku, narkoba itu didapat dari Febriansyah, dengan cara dititip untuk dijual kembali,” terang Kapolres Lahat, AKBP Acmad Gusti Hartono SIK, didampingi Kasat Narkoba, AKP Zulfikar SH MH, Sabtu (19/09).

Informasi yang dibeberkan dari Dede dan Ujang bertatus kurir itu, langsung ditindak lanjuti anggota. Akhirnya, tidak butuh waktu lama Febriansyah pun berhasil diringkus di dalam kediamannya, meskipun awalnya sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara tersangka dengan anggota.

Kediaman Febriansyah digeledah, sayangnya anggota hanya menemukan bekas pipet diduga sisa alat konsumsi narkoba. Polisi tidak menyerah, dan akhirnya 71 paket narkoba yang jadi buruan, ditemukan di dalam jok motor yang terparkir di garasi rumah tersangka.

“Dari tangan tersangka Febriansyah, diamankan 2 paket besar sabu, 7 paket sedang sabu, 62 paket kecil sabu, uang tunai Rp 2 Juta 500, dan satu timbangan digital,” ujar Acmad Gusti Hartono.

Dari tangan ke tiga tersangka, setidaknya sabu seberat 66,07 gram atau sebanyak 73 paket, yang berasal dari Kabupaten Pali itu, berhasil gagal edar di Kota Lahat. Ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 2, jo pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun.

“Pengakuan tersangka Febriansyah narkoba itu didapat dari Kabupaten PALI. Kita sudah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Pali. Terpenting, Polres Lahat idak akan berhenti membasmi pelaku narkoba, yang kian merambah dan merusak masa depan generasi muda di Lahat ini,” ucap AKP Zulfikar. (*)