Tunggakan Meningkat, Jumlah Pelanggan Gas Kota Menurun

ilustrasi gas kota. foto: istimewa/nn/net

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Direktur PT Petro Prabu, H Azhari Harun mengatakan, akibat dampak ekonomi akibat terjadinya pandemi covid-19, membuat jumlah tunggakan tagihan pelanggan jaringan gas kota (jargaskot) di Kota Prabumulih terus meningkat.

“Jumlah pelanggan kita yang menunggak terus bertambah dalam beberapa bulan ini tepatnya sejak terjadi pandemi covid-19,” ujar Azhari ketika dibincangi wartawan disela-sela kesibukannya, Selasa (22/09/2020).

Dikatakan pensiunan Pertamina ini, alasan pelanggan menunggak cukup banyak salah satunya penghasilan berkurang lantaran pandemi corona tidak bisa bekerja dan alasan lainnya. “Alasan dak galak bayar tu betambah sejak corona ini, ado-ado bae alasan pelanggan,” ungkapnya.

Dijelaskan Azhari, pihaknya telah berulang kali memberikan surat peringatan dan teguran bagi pelanggan yang menunggak agar membayar tagihan pemakaian gas kota. Namun banyak pelanggan yang tak menggubris peringatan tersebut, oleh karena itu pihaknya terpaksa mengambil langkah tegas berupa pemutusan sambungan.

“Jumlah pelanggan gas kota yang dicabut alias dilakukan pemutusan mencapai dua ribu pelanggan, mereka itu sudah kita ingatkan melalui surat teguran dan peringatan serta perintah bayar,” cetusnya.

Lebih lanjut Azhari menuturkan, pemerintah sebelumnya sudah mengantisipasi terjadinya lonjakan tunggakan pelanggan dengan melayangkan surat ke kementerian dan Presiden agar diberikan keringanan bagi pelanggan selama pandemi covid-19.

Akan tetapi sambung Azhari, sampai saat ini belum ada kebijakan dari pemerintah pusat memberikan keringanan bagi pelanggan gas kota. “Kita daerah mengajukan ke pusat, karena ini kewenangan pemerintah pusat dan sampai saat ini belum ada keputusan yang meringankan,” pungkasnya. (wan)