Dituding Sebagai Pelakor, Belia Dikeroyok Satu Keluarga

Tim kuasa hukum pelapor usai membuat laporan di Polsek Ilir Timur I Palembang, Kamis (24/09/2020). Foto: mizon/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Lantaran situsing sebagai pelakor, seorang wanita di bawah umur berinisial PR (17), jadi korban pengeroyokan oleh  satu keluarga, yakni RS (48) dan tiga orang anaknya.

Akibatnya, korban mengalami luka sayatan silet di tangan. Kemudian melalui tim kuasa hukumnya dari LBH Musi, korban melapor ke Polsek Ilir Timur I Palembang, Kamis (24/09/2020).

Direktur LBH Musi, Achmad Azhari SH beserta rekan mengatakan, peristiwa yang dialami kliennya terjadi pada Sabtu (19/09/2020), sekitar pukul 09.30 WIB, di tempat korban jualan Pasar Kuliner 16 Ilir Palembang. “Terlapor datang bersama tiga anaknya, karena korban tidak ada, mereka merusak semua dagangan di sana,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, korban datang dan langsung dikeroyok oleh terlapor bersama tiga anaknya. “Bahkan muka klien saya hampir disilet pelapor, untung dia berhasil menutupi dan hanya luka di bagian tangan,” katanya.

Dikatakannya, jika kasus ini sendiri sempat viral di dunia maya. Dimana terlapor menuding korban sebagai pelakor, sehingga membuat nama baiknya tercemar.

“Kita sudah lapor polisi. Klien saya ini masih di bawah umur, dan dituding sebagai pelakor serta viral di medsos,” jelasnya.

Dia berharap, aparat kepolisian dapat memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang seadil-adilnya.

“Harapan kami agar kasus ini direspon cepat oleh kepolisian. Karena ini kasus penganiyaan anak dibawah umur, apa lagi dilakukan oleh pelaku juga perempuan seorang ibu bersama anak-pungkasnya tegasnya.

Terkait perkara ini, Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut di Polsek Ilir Timur I. “Kita sudah terima laporan di Polsek IT I, tentunya akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Irene. (zon)