Satu Pasien Covid-19 Meninggal, 8 Orang Sembuh

Panca Surya Diharta, jubir Penanganan Covid-19 Muaraenim

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Muara Enim bertambah lagi. Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Muara Enim mengumumkan tambahan satu pasien meninggal, Rabu (23/09/2020).

“Satu pasien covid-19 meninggal merupakan warga Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim,”kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Panca Surya Diharta.

Panca menuturkan, tambahan satu pasien meninggal menambah jumlah total kasus meninggal Covid-19 di Bumi Serasan Sekundang menjadi 23 orang. Adapun 23 kasus meninggal tersebut tersebar dibeberapa kecamatan yakni Muara Enim 8 kasus, Lawang Kidul 7 kasus, Rambang Niru 2 kasus, Lubai 2 kasus erta Kecamatan Sungai Rotan, Rambang, Belimbing dan Gunung Megang masing-masing 1 kasus.

Meski kasus meninggal bertambah, kata Panca, tim satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim kembali mendapat kabar baik. Soalnya  sebanyak 8 pasien covid-19 dinyatakan sembuh per 23 September 2020.  “Adapun kasus kesembuhan kali ini berasal dari kecamatan Lawang Kidul 7 kasus dan Rambang Niru 1 kasus,”ungkapnya.

Terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Muara Enim, Panca menjelaskan kembali terjadi penambahan kasus per 23 September 2020. Yaitu satu kasus positif berasal dari Kecamatan Belimbing.  Dengan tambahan 1 kasus tersebut, lanjutnya, hingga kini total konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Muara Enim mencapai 613 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 202 orang yang masih dalam perawatan, 388 sembuh serta 23 lainnya meninggal. Melalui data perkembangan tersebut, Panca kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat supaya meningkat kewaspadaan pandemi Covid-19 mematuhi protokol kesehatan saat berada diluar rumah dan selalu menerapkan 3M masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan agar terhindar dari wabah Covid-19.

“Tim satgas terus meningatkan masyarakat supaya tetap waspada, mari bekerjasama memerangi wabah ini dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ingatnya. (ozi)