Diberi Ongkos Rp 50 Ribu, Kurir Ditangkap Usai Ambil 1 Kg Sabu

Tersangka kurir dan barang bukti 1 Kg Sabu saat dirilis Polres Muba, Rabu (30/9).

SEKAYU, Palpos.Id – Satuan Reserse Narkoba Polres Muba berhasil menggagalkan peredaran 1 kilogram narkotika jenis sabu di wilayah Provinsi Sumsel dengan menangkap satu orang tersangka.

Tersangkanya adalah Holidi (44), warga Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman. Dia ditangkap usai mengambil sabu di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba, Senin (28/9), sekitar pukul 21.30 WiB.

Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, penangkapan berawal dari informasi warga terkait adanya transaksi narkotika. Selanjutnya dilakukan surveillance atau pembututan terhadap satu unit sepeda motor.

“Setelah dilakukan penghadangan dan penggeledahan ditemukan satu paket besar sabu dengan berat 1 kilogram, di dalam kemasan teh Cina merk Guan Yin Wang,” kata Erlin Tangjaya, Rabu (30/9).

Barang haram tersebut, kata Erlin, disimpan tersangka di dalam jok motor. Saat ditangkap tersangka tidak memberikan perlawanan kepada petugas. “Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Erlin menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan mencari tahu narkotika jenis sabu tersebut didapat dari siapa dan akan diedarkan kemana.

“Penyelidikan mendalam masih kita lakukan, baik itu jaringan, asal narkoba, hingga hendak diedarkan kemana. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara, maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” tegasnya.

Sementara, tersangka Holidi mengaku kalau dirinya hanya diperintah oleh seseorang berinisial GL untuk mengambil narkotika di Kecamatan Sungai Lilin.

“GL yang menyuruh, pertama saya bertemu dia di dalam hutan. Saya bilang tidak ada uang, jadi diberinya Rp 50 ribu untuk ongkos,” katanya. (omi)