Ratusan Pendemo Diamankan, 1 Positif Narkoba, 2 Mabuk Miras

Polisi mengintrogasi pelajar mabuk yang diamankan saat ikut demo di DPRD Sumsel, Kamis (08/10).

PALEMBANG, Palpos.Id – Jajaran Polda Sumsel mengamankan 325 pemuda yang didominasi pelajar, lantaran diduga menyusup dan membuat aksi demo tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di DPRD Sumsel menjadi rusuh.

“Kemarin kita mengamankan 174 orang yang diduga hendak berbuat rusuh, Hari ini ada 325 pemuda yang diamankan, jadi totalnya ada 499 orang yang kami amankan,” kata Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri melalui Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi, saat rilis di Mapolrestabes Palembang, Kamis (08/10).

Ratusan penyusup yang diamankan tersebut, kata Supriadi, terdiri dari pelajar SMP, SMK, mahasiswa dan warga biasa.

“Kita juga telah melakukan rapid test dan tes urine terhadap ratusan orang ini. Hasilnya, tidak ditemukan yang reaktif ataupun positif Covid-19. Hanya ada satu pemuda yang positif menkonsumsi narkoba jenis sabu, ini berdasarkan tes urine,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan dua pelajar SMK mabuk yang ikut dalam aksi di Simpang Lima DPRD Sumsel, yakni  RP (17) dan MA (16).

“Meski berstatus pelajar, mereka semua tetap diperiksa sesuai prosedur. Dari kedua pelajar tersebut, diamankan satu botol miras jenis anggur merah. Sedangkan dari pemuda positif narkoba, tidak ditemukan barang bukti,” ungkapnya.

Sementara, RP mengaku membeli dan menenggak miras hanya untuk pergaulan. “Kami minum berdua, belinya sokongan. Niatnya Cuma mau lihat-lihat orang demo saja, tapi minuman belum habis kami ditangkap,” ucapnya. (*)