Dipelor Usai Menikmati Uang Hasil Kejahatan

A Faqe digelandang anggota Jatanras Polda Sumsel menuju sel tananan, Kamis (08/10/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Setelah menikmati uang hasil kejahatan, Abdul Faqe (24), kini harus menanggung akibatnya. Warga Lorong Tajur, RT 06/03, Kecamatan Kertapati, terkepor dipelor di kaki kannya.

Pelaku diringkus Unit 1 Subdit 3 Jatanras dipimpin langsung Kompol Antoni Adhi SH MH, dan Katim Aiptu Heri Kusuma SH alias Hergon, Kamis (08/10/2020), sekitar pukul 12.10 WIB. Selagi asik main game di warnet Central di Simpang Celentang, Palembang.

“Aku mencuri 2 ponsel merek Vivo warna biru sama ponsel Lenovo warna hitam, dijual Rp 1 juta. Aku mencuri ponsel itu sama Welly (DPO),” ungkap Faqe, Kamis (08/10/2020).

Uang hasil kejahatan itu digunakannya untuk berfoya-foya. “Aku pake duitnya buat main game Dota di warnet, beli rokok. Sama pesta sabu, 5 orang Welly (DPO) juga ikut, beli paket sabu 2 paket Rp 250 ribu itu kami patungan. Kami nyabu bareng di rumah kosong, Lorong Bombat, Sako,” timpalnya.

Faqe sendiri nekad mencuri karena nganggur tapi ingin main game di warnet. Dan ia mengaku baru kali ini pertama diamankan dan dijebloskan ke sel tahanan.

Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIk, didampingi Katim Opsnal Aiptu Heri Kusuma SH menegaskan telah mengamankan pelaku pencurian di sebuah resto.

Dengan korbannya Sultra (22) warga 4 Lawang, korban kehilangan ponsel selagi berada di di Resto Seafood 77, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning.

“Pelaku masuk dengan berpura-pura ke kamar mandi. Setelah mengawasi keadaan dan korbannya lengah kemudian mengambil ponsel. Setelah pergi korban baru sadar telah jadi korban pencurian,” ungkap Suryadi.

Pelaku sendiri dijerat pasal 363 KUHP. “Barang bukti ponsel yang dicuri pelaku kita amankan. Satu pelaku lagi sudah kita kantongi identitasnya menjadi TO kami,” tukas Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel. (den)