Terdampak Rencana Aksi Ribuan Massa Tolak UU Cipta Kerja, Sejumlah Mal Tutup

Palembang Icon, salah satu mal yang tutup karena terdampak rencana aksi besar-besaran penolakan UU Cipta Kerja di DPRD Sumsel, Senin (12/10/2020). Foto: mizon/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Meski ribuan personel telah berjaga sejak pagi, namun hingga pukul 12.00 WIB situasi di kawasan Jalan Radial, Kapten Arivai, dan Jalan Pom IX, masih kondusif dan terkendali.

Sejumlah massa buruh yang sempat datang dan berorasi telah meninggalkan lokasi aksi penolakan UU Cipta Kerja di kawasan DPRD Sumsel, Senin (12/10/2020).

Dampak dari informasi akan adanya massa dalam jumlah besar akan menggelar demo di jantung Kota Palembang, membuat sejumlah mal, dan tempat usaha lainnya tutup.

Seperti Palembang Icon yang berada persis di depan gedung DPRD Sumsel. Mal tersebut terpaksa tutup lantaran akses jalan di sekitarnya ditutup.

“Kalau Palembang Icon ditutup sejak pagi, karena katanya akan ada demo besar-besaran hari ini. Selain Palembang Icon, di sekitar sini ada beberapa mal lain seperti Palembang Square dan Transmart, tapi tidak tahu mereka tutup juga atau tidak,” kata Rosita (42), salah seorang pedagang yang mangkal di depan pintu masuk DPRD Sumsel.

Senada dikatakan pedagang lain, Lam (35), dirinya menduga mal lainnya juga tutup karena takut terjadi kerusuhan saat demo nanti. “Mungkin PS sama Transmart tutup juga, karena takut massa demo rusuh dan masuk ke mal, jadi lebih baik mereka tutup,” ujar penjual cilok keliling ini.

Pantauan di lapangan, beberapa mal seperti Transmart, Palembang Icon, dan Palembang Square, terlihat sepi aktifitas. Sejumlah personel gabungan tampak berjaga di sekitar mal-mal tersebut. (zon)