Penyaluran BPNT Macet, KPM di Banyuasin Meradang

Supandi, Kepala Desa Taja Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Foto: ron/hb/fin

BANYUASIN, PALPOS.ID – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Banyuasin masih ada yang meradang, salah satunya terjadi di Desa Taja Mulya Kecamatan Betung. Pasalnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial RI beberapa bulan macet. Sedangkan KPM setiap bulan dicairkan.

Seperti diungkap Supandi, Kepala Desa Taja Mulya Kecamatan Betung. Kata dia sebanyak 75 dari 350 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desanya tahun ini hanya dua bulan yang menerima BPNT.

“Yang sudah dicairkan terhitung April-Mei menerima Rp 400 ribu. Sisa disaldo ada Rp 450 ribu, tapi tidak bisa dicairkan, menurut keterangan dari Bank uang beku,” ujar Supandi kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Kelanjutan nasib KPM ini dipertanyakan Supandi kepada Pemkab Banyuasin. Ia  Kalau sekiranya bantuan tersebut masih berjalan, dia minta teruskan disalurkan kepada KPM.

‘’Jadi supaya tiap bulan bantuan yang diterima berupa beras, buah-buahan, telur, dan kacang hijau.  Tapi kalau memang bantuan tidak ada lagi tolong di berikan surat edaran bahwa ATM dan Buku Tabungan sudah dihapus dari pihak Kemensos,” pintanya.

Apabila ada penjelasan yang kongkret, lanjut Supandi, jadi KPM tidak lagi mengharapkan atas BPNT. “Tapi mereka sangat mengharapkan kalau memang bantuan itu belum dihapus, tetap kami tunggu,” katanya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Sosial Banyuasin Alamsyah Rianda meminta kepada Pemerintah Desa untuk berkoordinasi dengan pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bertugas membantu menyelenggarakan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan. “Untuk mendapat bantuan prosedurnya harus diikuti. Apabila ada masalah buat laporan nanti ditindaklanjuti,” katanya singkat. (ron/hb/fin)