Seorang ASN Positif, Satgas Covid 19 Datangi DPRD Prabumulih

ilustrasi. foto: istimewa/net

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Pegawai dilingkungan Setwan DPRD Prabumulih, mendadak heboh. Pasalnya, kantor wakil rakyat tersebut kedatangan tim satgas covid-19, Senin (12/10/2020), sekitar pukul 09.30 WIB.

Tujuannya melakukan tracing terhadap orang pernah kontak dengan salah satu ASN bertugas di sekretariat DPRD Prabumulih yang dinyatakan positif covid-19. Informasinya, ada empat orang ASN dan pegawai Non ASN yang ditracking.

Wakil Ketua I DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE, membenarkan ada salah satu ASN sekretariat DPRD Prabumulih yang terpapar virus corona.

“Tapi memang staf ini sudah lama tidak ngantor, sudah sekitar sebulan lebihlah,” ujar Palo sembari mengatakan ASN tersebut sempat dirawat di rumah sakit karena penyakit dalam. “Saat dilakukan rapid tes dan swab, dia juga terpapar covid-19,” ungkapnya.

Selain itu kata politisi PPP ini, pihaknya juga akan memfasilitasi pegawai yang kontak langsung tersebut apabila mau menjalani swab. “Diluar itu ruangan itu juga disterilisasi (disemprot dengan desinfektan) walaupun dia sudah lama tidak bekerja,” tuturnya.

Lebih lanjut Palo mengimbau, kepada seluruh staf maupun anggota DPRD Kota Prabumulih untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Disinggung terpapar dimana ASN tersebut, Palo mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Yang jelas dan kita pastikan dia tidak terpapar disini, dia sudah lama tidak masuk bekerja,” pungkasnya.

Sementara, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Prabumulih, Heriyani SE MSi, mengakui ada tim satgas yang melakukan tracing di DPRD Kota Prabumulih lantaran salah satu stafnya dinyatakan positif covid. “Untuk jelasnya tanyakan saja ke Satgas atau dinkes karena hanya mereka yang berhak memberikan keterangan,” tuturnya.

Terpisah, Jubir Satgas Covid 19 Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa MSi, membenarkan adanya salah satu ASN DPRD Prabumulih yang positif Covid 19. “Konfirmasi/positif covid19 an. DB 40 tahun, di rawat di isolasi di RS   bunda Mulai tanggal 06  Oktober 2020 sampai sekarang. Mulai positif dengan hasil   RT PCR tanggal 07 Oktober 2020,” ungkap pria yang juga menjabat Kadiskominfo ini. (wan)