Anak Guru Ngaji Dilaporkan Perkara Penggelapan Uang Rp300 Juta

Pelapor Sukatman saat mendatangi SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (14/10/2020). Foto: mizon/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Anak seorang guru ngaji dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang atas perkara penipuan dan atau penggelapan, Rabu (14/10/2020).

Terlapor berinisial MH. Dia dilaporkan oleh Sukatman (36), adik korban bernama Fattahillah Chan, warga Jalan Dipo Lorong Iman Kecamatan Kertapati Palembang.

Dalam laporannya, Sukatman mengatakan, kejadian berawal ketika Sukatman diajak korban menemui terlapor di Jalan Angkatan 66 Gang Rajawali 2, Kecamatan Kemuning Palembang, Sabtu (10/08/2019) yang lalu, sekitar pukul 20.00 WIB.

“Waktu itu kakak saya atau korban, mengajak ke TKP dengan tujuan hendak menitipkan sejumlah uang kepada terlapor sebagai simpanan apabila suatu saat diperlukan mendadak,” ujarnya.

Dikarenakan terlapor merupakan anak guru ngaji, korban percaya dan menitipkan uang Rp300 juta kepada terlapor dihadapan saksi. “Nah, saat korban hendak menggunakan uang tersebut, terlapor memberikan cek. Ternyata saat akan dicairkan, pihak bank mengatakan bahwa saldo tidak mencukupi,” jelasnya.

Kemudian, korban berupaya meminta penjelasan kepada terlapor. Namun terlapor selalu menghindar dan tidak pernah mengangkat telepon dari korban.

“Akibat kejadian itu, kakak saya mengalami kerugian Rp 300 juta. Karena sudah lebih 1 tahun belum ada kejelasan, makanya kita laporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan tentang perkara penipuan dan penggelapan tersebut. “Laporannya sudah diterima anggota piket SPK, dan akan ditindak lanjuti Satreskrim Polrestabes Palembang,” katanya. (zon)