Wawako Prabumulih Imbau PMI ‘Jemput Bola’

Wawako Prabumulih mengalungkan tanda peserta muskot ke 4 PMI Kota Prabumulih, Selasa (13/10/2020). Foto: diskominfo prabumulih

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat saja, akan tetapi juga berdampak penurunan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Kota Prabumulih.

Terkait kondisi itu, Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH mengimbau pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Prabumulih, untuk melakukan terobosan dengan melakukan “Jemput Bola”.

“Dimasa pandemi ini terjadi kekurangan (stok darah), kita berharap kedepan ada sistem jemput bola dengan mendatangi langsung pendonor darah ke rumah-rumah. Daftar pendonor itukan jelas, jadi kalau sudah masuk masa donor datangi saja ke rumahnya,” ungkap Fikri usai menghadiri acara Musyawarah Kota ke-4 PMI Kota Prabumulih, di gedung kesenian Rumdin Wako, Selasa (13/10/2020).

Fikri menuturkan, sistem jemput bola itu harus dilakukan lantaran banyak pendonor yang takut keluar rumah, apalagi mendatangi rumah sakit. “Karena itu kita jemput bola ke rumahnya, kita datangkan tim,” ucapnya.

Selain jemput bola sambung Fikri, agar stok darah terus tersedia PMI harus terus menjalin kerjasama dan berkoordinasi dengan seluruh instansi baik instansi pemerintah, TNI, Polri maupun instansi BUMN dan juga instansi swasta yang ada di Kota Prabumulih.

“Alhamdulillah kinerja pengurus PMI selama ini bagus, koordinasi dengan instansi lain sudah jalan. Kemarin kita dengan PT TEL selama inikan tidak pernah ada kini sudah ada, kemudian dengan Pertamina dan MHP pegawai mereka itukan donor juga,” bebernya.

Sementara, Kabid Organisasi PMI Provinsi Sumsel, H Fathurrahman berharap, agar PMI Kota Prabumulih terus eksis terutama dimasa pandemi ini. “PMI selain mengumpulkan darah juga harus berperan aktif dimasa pandemi, tugas pokoknya itu melakukan penyemprotan desinfektan dan juga mempromosikan disiplin protokol kesehatan,” ucapnya.

Disinggung mengenai stok darah, Fathur menuturkan, pihaknya juga akan melakukan sistem jemput bola. “Provisni nanti akan menggilirkan OPD, BUMD untuk karyawannya secara rutin (donor darah). Karena kalau mengharapkan kesadaran masyarakat sendiri dimusim covid ini kita harus memaklumi,” tuturnya. (wan)