Satu Pengedar dan Dua Pemakai Ditangkap Polisi

Kasatnarkoba AKP Fadillah Ermi SIK mengintrogasi ketiga pelaku penyalahguna narkoba, Kamis (15/10).

PRABUMULIH, Palpos.Id – Tim Opsnal Macan Putih Satresnarkoba Polres Prabumulih berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu bernama Herman Nasarudin (42), warga Jalan Surip Gang Pagaralam Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Dari pengedar ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 50 paket sabu dengan berat bruto 12,46 gram yang disembunyikan di dalam bantal, 9 bal plastik bening dan 1 skop kecil serta seperangkat alat hisap sabu.

Selain menangkap Herman, anggota juga mengaman dua orang pemakai yaitu Epriadi (33), warga Jalan Surip yang merupakan adik ipar Herman. Polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,20 gram. Kemudian, Nazarunik alias Nik (31), warga Jalan Mayor Iskandar kelurahan mangga Besar dengan barang bukti 2 paket kecil sabu- seberat 0,41 gram.

Ketiga pelaku penyalahguna narkoba itu, ditangkap di 2 tempat berbeda. Herman dan Epriadi ditangkap di kawasan Jalan C Simanjuntak Kelurahan Pasar II, sementara Nazarunik alias Nik ditangkap di Jalan Alipatan Kelurahan Mangga Besar, Minggu (11/10), sekitar pukul 22.30 WIB.

“Rencananya barang itu nak aku jual lagi, aku beli barang itu satu juta, kalu dijual biasonyo jadi dua juta tiga ratus ribu,” ungkap Herman ketika ditanyai wartawan saat press realese di Mapolres Prabumulih, Kamis (15/10).

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH melalui Kasatresnarkoba, AKP Fadillah Ermi SIK didampingi Kanit Idik 1, Ipda Zulkarnain Afianata menegaskan, ketiga pelaku dijerat UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba.

“Untuk tersangka Herman kita jerat Pasal 114 ayat 2 karena barang buktinya lebih dari 5 gram, ancamannya hukuman penjara minimal 6 tahun paling lama 20 tahun dan denda minimal 1 miliar dan paling tinggi 10 miliar,” tegasnya.

“Kami masih mengejar pemasok barang haram ini kepada tersangka Herman, memang dia ini pengedar di kawasan Gang Pagar Alam tapi masih ada bandar lainnya, dan masih kita kejar,” pungkasnya. (abu)