4.909 Petani Miliki Kartu Tani, Masuk e-RDKK Kementan

Kartu tani siap dibagikan kepada petani di Kota Pagaralam. Foto: istimewa

PAGARALAM, PALPOS.ID – Setelah melewati proses panjang, akhirnya petani di Kota Pagaralam bisa miliki kartu tani. Sebelumnya, program dari Kementerian Pertanian sistem ini memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi melalui aplikasi elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Tidak hanya memudahkan penyalurannnya, juga memudahkan pengawasannnya,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam, Gunsono Mekson SE MM, melalui Sekdis, Ade Dwi Darmayanti SP, Kamis (15/10/2020).

Ade menyebutkan, kartu tani sudah cukup lama diusulkan ke Kementan melalui proses input data based e-RDKK kementan. “Saat itu, sekitar 4 ribu lebih data petani kita entry, yang nantinya bisa memiliki kartu tani. Namun, Alhamdulillah hari ini baru sekitar 564 lebih kartu tani sudah dicetak BNI Pusat yang didistribusikan melalui Kantor Bank BNI Unit Pagaralam,” katanya.

Ditambahkan Kasi Pupuk dan Alsintan, Feri Erwansyah SP, bantuan ini juga memudahkan penyaluran program bantuan pemerintah. Sebab mereka sudah terdaftar. “Di tahun 2020 yang siap menerima kartu tani atau sudah dientry oleh tim admin Kecamatan sebanyak 4.909 NIK (petani, red) dan sampai detik ini yang sudah ter-entry sebanyak 3.858 NIK, dan mudah-mudahan dalam kurun waktu 1 bulan lagi bisa tercapai,” harapnya.

Mengenai teknis penebusan pupuk subsidi dengan kartu tani lanjutnya, petani bisa mendatangi pengecer resmi pupuk subsidi, transaksinya menggunakan kartu tani ini dilayani dengan alat transksi EDC.

Lanjut Feri, dengan penerapan kartu tani untuk penebusan pupuk subsidi sebagai langkah pengawasan agar pupuk bisa disalurkan tepat sasaran. “Hanya petani pemegang kartu tani bisa mendapatkan pupuk subsidi,” imbuhnya.

Bagaimana dengan petani yang belum memiliki kartu tani? Jawab Fery, secepatnya akan diproses. Soalnya 4.910 petani yang sudah diinput ini tinggal menunggu proses verifikasi pihak perbankan (BNI,red). Jumlah kartu tani ini tahap awal semoga dalam waktu dekat bisa disalurkan lagi. “Soalnya, sesuai arahan Kementan tahun depan (2021, red) penebusan pupuk sudah melalui e-RDKK atau menggunakan kartu tani,” pungkasnya. (faj)