BPN Lahat Tolak Usulan HGU PT Lonsum

Tim terdiri Dirjen ATR/BPN Pusat, Pemkab Lahat, TNI/ Polri cek lokasi area lahan 145,99 hektar yang disengketakan, Kamis (15/10/2020). Foto: istimewa

LAHAT, PALPOS.ID – Kantor Pertanahan ATR/BPN Lahat, menolak usulan Hak Guna Usaha (HGU) PT London Sumatra (Lonsum), di atas lahan sengketa dengan warga Satuan Pemukiman (SP)4, Desa Purwaraja, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, seluas 110 hektare. Sikap tegas ini, setelah BPN menindaklanjuti hasil cek lokasi tim.

“Sebelum clear and clean, ATR/BPN tidak akan menerbitkan HGU di lahan yang masih bersengketa,” tegas Kepala Kantor BPN Lahat, Ir Romanus, saat rapat mediasi sengketa lahan transmigrasi antara warga SP 4 Desa Purwaraja dengan PT Londsum, di oproom Setda Lahat, Kamis (15/10/2020).

Menurut Romanus, dari lahan seluas 145,99 hektare yang disengketakan, Lonsum mengajukan permohonan HGU seluas 110 hektare. Padahal lahan tersebut merupakan bagian dari lahan usaha II warga Desa Purwaraja. “Dari lahan yang seluas 110 hektare yang di ajukan PT Lonsum, ada yang bersertifikat lahan usaha II SP4 Purwaraja, dan ada yang belum,” jelasnya.

Sementara, Kuasa Hukum Masyarakat, Joko Bagus SH menyatakan, dari pengakuan BPN, membuktikan bahwa status lahan tersebut adalah hak masyarakat dan merupakan kawasan transmigrasi. “Sangat jelas lahan 145,99 hektare itu merupakan lahan usaha II Sp 4  Desa Purwaraja. Tentu saja Lonsum tidak lagi beraktivitas di atas lahan itu,” tegas Joko. (ari)