Ditembak dari Jarak 2 Meter, Heru Tewas di Atas Sepeda Motor

Polisi saat melakukan olah TKP terhadap jasad korban, Minggu (18/10)

MUARA ENIM, Palpos.Id – Kurang dari dua jam usai melakukan pembunuhan terhadap korban Heru Setiawan (35), warga Dusun III Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, pelaku bernama Diki Destian (30), yang masih satu desa dengan korban berhasil diringkus jajaran Polsek Lembak.

Kasus pembunuhan ini terungkap, barawal ketika Heru Setiawan ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di kabun karet miliknya di Jalan Pialing Desa Lembak, Minggu (18/10), sekitar pukul 07.30 WIB. Korban tewas setelah proyektil senapan angin milik pelaku bersarang di bagian leher korban.

Kapolres Muara Enim, AKBP Donni Eka Saputra SH SK MM melalui Kapolsek Lembak, Iptu Desi Azhari SH MSi mengatakan, pihak mengetahui kejadian pembunuhan tersebut setelah warga memberitahukan peristiwa tersebut.

“Dari keterangan saksi dan hasil olah TKP, saat itu saksi Wario dan Painem yang merupakan  pasangan suami istri hendak ke kebun. Lalu di tengah jalan menemukan korban tergeletak di atas motor dengan kondisi telentang dan mengeluarkan darah dari mulut,” jelansya.

Dari hasil autopsi, kata Kapolsek Lembak, korban meninggal dunia akibat proyektil senapan angin yang bersarang di leher nya. “Korban meninggal dunia di likasi kejadian,” ucapnya.

Setelah sekitar 1,5 jam melakukan penyelidikan, pihaknya berhasil mengantongi identitas dan keberadaan pelaku. “Pelaku sendiri kita bekuk sekitar pukul 09.15 WIB, di rumahnya. Pelaku dan barang bukti sepucuk senapan angin langsung dibawa ke Mapolsek Lembak, guna dilakukan pemeriksaaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dari pengakuan pelaku, lanjut Iptu Desi, motif pembunuhan ini karena sakit hati. Berawal ketika korban dan pelaku terlibat cekcok pada Sabtu (17/10). Puncaknya Minggu (18/10) pagi pelaku mendatangi korban di kebun karet dengan membawa senapan angin yang telah disiapkan dari rumah.

Ketika pelaku dan korban bertemu, keduanya kembali kembali adu mulut dan korban sempat mengacungkan parang ke arah pelaku. Melihat korban mengayunkan parang, pelaku langsung menembak korban mengenai pada bagian leher sebanyak satu kali. Melihat korban roboh bersimbah darah di atas motor, pelaku langsung kabur.

“Pelaku menembak korban dengan jarak dua meter ke arah bagian kepala dan mengenai leher korban. Pelaku dikenakan pasal 338 tentang pembunuhan berencana Jo 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara dan seumur hidup,” jelasnya.(ozi)