Rumah Permanen Berdiri di Atas Tanahnya, Ridwan Lapor Polisi

Mulyadi SH MH, kuasa hukum Ridwan AR yang melaporkan tananhnya diserobot oleh kedua terlapor.

PALEMBANG, Palpos.Id – Tak terima tanah miliknya sudah diserobot dengan menggunakan surat keterangan palsu, membuat Ridwan AR (66), warga Jalan Kapten Anwar Sastro Lorong Kulit Kelurahan Sungai Pangeran Kecamatan Ilir Timur I Palembang, melapor ke Polrestabes Palembang.

Pelapor melalui kuasa hukumnya, Mulyadi SH MH dari kantor hukum LBH PWI Sumsel, membenarkan perkara jika kliennya membuat laporan perkara penyerobotan tanah tersebut.

“Klien kita membuat laporan pada Sabtu 10 Oktober 2020 kemarin. Dimana tanah klien kami atas nama Ridwan AR yang berada di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, telah diserobot oleh terlapor berinisial MR dan AL, warga Pulo Gadung Kecamatan Gandus Palembang,” jelasnya, Minggu (18/10).

Kejadian ini, jelas Mulyadi, diketahui oleh kliennya pada Jumat 25 September 2020 lalu. Saat itu, pelapor melihat tanahnya telah dibangun rumah permanen oleh kedua terlapor.

“Padahal tanah klien kami ini sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) sejak tahun 1986 silam,” ujarnya.

Maka dari itu, lanjut Mulyadi, kliennya mengambil jalur hukum dengan membuat laporan kepolisian di Polrestabes Palembang, dugaan tindak pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Pasal 263, 266, dan 385 KUHP.

“Diduga terlapor menggunakan surat palsu dalam penyerobotan tanah milik klien kami. Kami dari pihak kuasa hukum korban, meminta pihak kepolisian menindaklajuti laporan kami,” tegas Mulyadi.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, membenarkan adanya laporan tentang dugaan tindak pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 Pasal 263, 266 dan 385 KUHP tersebut.

“Laporannya sudah ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang,” katanya. (*)