Dua Jaksa dan 12 Pegawai di Kejari Lubuklinggau Dinyatakan Reaktif

Willy Ade Chaidir, Kajari Lubuklinggau. Foto: maryati/Palpos.ID

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Sebanyak 14 pegawai di Kejari Lubuklinggau dinyatakan rekatif Covid-19. Hal itu diketahui setelah dilakukan tes rapid serentak seluruh Indonesia di Lembaga Yudikatif tersebut, termasuk diantaranya Kejari Lubuklinggau, Selasa (20/10/2020).

Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir, kepada Palpos.ID, membenarkan hal itu. Menurutnya dari 14 orang tersebut dua orang diantaranya jaksa dan 12 lainnya pegawai bagian tata usaha. “Ya, dua orang jaksa, 12 lainnya pegawai di bagian tata usaha,” ujarnya, Kamis (22/10/2020).

Dari hasil tes rapid tersebut, dikatakan Willy, langsung ditindak lanjuti dengan pemeriksaan lanjutan melalui tes swab. “Dari hasil swab itu satu orang yang dinyatakan positif,” katanya.

Kendati demikian,  bukan hanya yang dinyatakan positif Covid-19 saja yang diisolasi. Namun semua yang hasil rapidnya reaktif langsung diisolasi di Rumah Sehat Silampari Bandiklat Lubuklinggau, sebagai langkah pencegahan agar yang lain tidak ikut terpapar.

Terpisah, Ketua Satgas Covid-19, H SN Prana Putra Sohe (Nanan), memberikan apresiasi langkah kejaksaan yang melakukan sendiri tes rapid di intetnal mereka. “Itu patut dicontoh oleh instansi lainnya di Kota Lubuklinggau, sehingga bisa diketahui dengan cepat,” ujarnya.

Ia pun berharap, kepada masyarakat Kota Lubuklinggau bagi yang merasa ada keluhan segera mendatangi rumah sakit baik itu Rumah Sakit Ar -Bunda atau pun Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah.

“Kita minta bagi yang bergejala untuk datang ke rumah sakit karena apabila mendapat perawatan semuanya gratis, termasuk apabila meninggal juga demikian,” ungkapnya.

Sebab, menurutnya saat ini kesadaran masyarakat Kota Lubuklinggau masih rendah karena saat ini masih banyak warga Kota Lubuklinggau yang enggan di isolasi di Rumah Sehat Silampari.

“Masih banyak masyarakat kita yang enggan di isolasi di rumah sehat, padahal jika di isolasi di rumah sehat semuanya terjamin mulai dari makan hingga vitamin semuanya dijamin,” ujarnya.

Sementara Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Lubuklinggau jumlah kasus konfirmasi positif hingga saat ini mencapai 795 orang dengan 18 orang dinyatakan meninggal dunia. (mar)