Kapal Jukung Nyaris Tenggelam di Perairan Mariana

Kapal motor merk Kurnia yang mengalami kecelakaan kebocoran di Perairan Mariana, Banyuasin, Selasa (27/10/2020). Foto: denni/Palpos.ID

SUNGAI MUSI, PALPOS.ID – Kecelakaan kapal motor sungai atau kapal jukung merek Kurnia dengan muatan sembako, mengalami kebocoran di Perairan Mariana, Kecamatan Mariana, Banyuasin. Kecelakaan tersebut terjadi Selasa (27/10/2020), sekitar pukul 24.00 WIB.

Peristiwa malam buta itu, berawal dari kapal jukung MS Kurnia yang dikemudikan Komarudin bersama 2 orang ABK mengangkut muatan sembako melaju dari Sungai Musi Palembang.

Dengan tujuan ke Jalur 6 Air Saleh, nah saat melintasi perairan Mariana mengalami kecelakaan. Dimana samping kanan badan kapal robek berlubang menabrak tunggak kayu.

Akibatnya kapal Jukung nyaris saja tenggelam, sebab air masuk ke dalam lambung kapal. Para serang, ABK dan penumpang kapal pun meminta bantuan kapal lain yang melintas.

Tidak lama kemudian, warga sekitar mengetahui kejadian memberikan bantuan dengan menarik kapal jukung ke tepian sungai. Sambil melakukan evakuasi penumpang dan barang bawaan serta sembako.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol HS Widodo SIk didampingi Kasubdit Gakkum AKBP Rifka Fatoni SH menegaskan pihaknya telah mendatangi lokasi bocornya kapal jukung di Perairan Mariana.

‘’Untuk penyebab kapal diduga menabrak kayu tonggak, hingga bagian belakang samping kanan bocor. Namun penumpang selamat, termasuk muatan sembako sudah dibawa ke tepian sungai,” ungkapnya.

Widodo juga mengimbau dipenghujung bulan Oktober 2020 ini telah terjadi pergantian musim, sehingga perlu diwaspadai bagi para pengguna angkutan air.

“Hujan ekstrim, disertai petir berpotensi banjir sehingga volume air pasang, sering menyebabkan gelombang. Bagi para serang kapal motor agar lebih waspada. Apalagi saat membawa penumpang atau muatan barang lainnya,” tukasnya. (den)