Dies Natalis Ke-60, Universitas Sriwijaya Menuju PTN BH

Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, saat kata sambutan pada acara Dies Natalis Unsri ke-60, di FH Tower fakultas hukum Unsri Bukit Besar Palembang, Rabu (04/11/2020). Foto Cuci/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, merencanakan perguruan Unsri menuju PTN BH. Hal ini diungkapkan Anis saat kata sambutan memperingati Dies Natalis ke-60 Universitas Sriwijaya, di FH tower fakultas hukum Unsri Bukit Besar Palembang, Selasa (03/11/2020).

Kalau untuk usia, kata Anis, 60 tahun itu sudah tua. Tapi kalau untuk lembaga bisa dibilang masih terlalu muda. Karena di Amerika ada perguruan tinggi yang lebih dari 200 tahun.

Perguruan tinggi Unsri ini memang termasuk yang maju. “Kita termasuk kelompok PTN BLU (PTN Badan Layanan Umum) yang unggul karena ada tiga yaitu PTN BH, PTN BLU dan PTN Satker, kita yang ditengah. Kalau yang tradisional itu PTN Satker,” kata Anis.

Menurutnya PTN BLU ini, masing-masing bidang ada batasan. Kalau PTN Satker semua di atur dan diminta. Sedangkan PTN BLU, semua dapat di atur sendiri asalkan tepat sasarannya.

Satu lagi, PTN BH yaitu PTN Merdeka. Mereka mencari sendiri uangnya dan atur sendiri maunya apa, tidak ada ikatan-ikatan. “Kita masih PTN BLU karena kita unggul, dan kita sudah saatnya untuk merencanakan menuju PTN BH. Karena ada keterbatasan, misal untuk mencari uang selain UKT, PTN BLU ada batasan,” ujarnya.

Untuk PTN BH, Anis menambahkan, pihaknya mau perusahaan konstruksi atau perkebunanan boleh semua, tetapi potensi kita sudah harus disiapkan terlebih dahulu.

“Dan untuk keterbatasan di PTN BLU, masih mengandalkan UKT, akibatnya saat ada kegiatan yang bagus, tapi keterbatasan dana, bukan tidak mempunyai dana tapi tidak boleh mencari diluar tridarma,” ungkapnya.

Lanjutnya, mudah-mudahan titik awal di usia 60 tahun Unsri dapat bergerak mempersiapkan menuju PTN BH, ini yang sedang dirintis. (uci)