Evaluasi Belajar Daring, Kejari Prabumulih Gelar Lomba Cerdas Cermat

Wako Prabumulih Ridho Yahya, didampingi Kajari, ketika diwawancarai wartawan usai pembukaan lomba cerdas cermat di Kantor Kejari Prabumulih, Rabu (04/11/2020). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Untuk mengetahui sejauh mana daya serap belajar siswa selama daring serta memperingati Hari Pahlawan, Kejari Prabumulih menggelar lomba cerdas cermat tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kota Prabumulih.

“Biasanya kita menggelar acara tahunan lomba burung berkicau dan pameran bonsai, namun karena pandemi kita koordinasi dengan pemerintah lalu kita alihkan menggelar cerdas cermat tingkat SD, SMP dan SMA,” ujar Kajari Prabumulih, Topik Gunawan SH MH, saat sambutan pembukaan lomba cerdas cermat, di Aula Kejari Prabumulih, Rabu (04/11/2020).

Dikatakan Topik, sejak Covid-19 pemerintah mengeluarkan kebijakan menerapkan belajar di rumah. Hal itu tentunya membuat para siswa menjadi jenuh. Oleh karenanya pihaknya memandang perlu dilakukan evaluasi dan penyegaran dengan dilaksanakan cerdas cermat tersebut.

“Sekolah sudah sejak lama menerapkan belajar di rumah, kita lihat siswa sudah lama libur dan kita pikir perlu dipanaskan mesin dengan dilakukan cerdas cermat,” ungkapnya.

Masih kata Topik, dalam melaksanakan kegiatan tersebut, kejari menggandeng Dispora serta Dinas Pendidikan. “Semua soalnya dan juri dari Dinas Pendidikan, untuk seleksi telah dilaksanakan sejak beberapa minggu terakhir dan saat ini sudah masuk tahap semifinal,” bebernya.

Sementara Walikota Prabumulih H Ridho Yahya mengaku sangat mendukung program tersebut apalagi saat ini para pelajar sudah jenuh di rumah. “Kita dukung penuh dan ini suatu terobosan untuk sekolah tatap muka. Karena keinginan kita dulu setelah SMA memulai sekolah tatap muka dilanjutkan ke SMP. Kita ingin ajak dewan dulu untuk cek ke sekolah,” kata Ridho.

Lebih lanjut Ridho menuturkan, untuk memacu semangat peserta lomba, pihaknya memberi tambahan hadiah bagi para pemenang. “Kita tambah separuh dari hadiah ditetapkan panitia, kita juga sampaikan untuk anak-anak yang juara dan memiliki rangking tinggi di sekolah, maka kita prioritaskan diterima di sekolah tanpa harus ikut tes,” pungkasnya. (wan)