Harga Gas Elpiji di OKU Melambung, Langka Sejak Sebulan Terakhir

Ilustrasi gas elpiji 3 kilogram. Foto: istimewa/net

BATURAJA, PALPOS.ID – Harga gas elpiji ukuran 3 kilogram di Kota Baturaja, Kabupaten OKU kini melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp22 ribu pertabung. Padahal biasanya hanya Rp18 ribu-Rp20 ribu pertabung.

Hendri, salah seorang pengecer gas elpiji di Baturaja, Minggu (08/11/2020), mengaku, sejak sebulan terakhir gas elpiji tabung 3 kg sulit didapatkan, karena itu harganya melambung tinggi.

“Katek lagi om gas elpiji sehargo Rp20 ribu pertabung. Apo lagi yang Rp18 ribu. Barangnyo susah nian dapatkenyo. Jadi hargonyo jugo melok naik,” katanya.

Pengakuan serupa juga diutarakan Sariman, pengecer gas elpiji lainnya di kawasan Sukaraya. “Biasanya seminggu sekali kita dapat jatah 30 tabung. Tetapi sekarang dua minggu sekali. Itupun paling banyak 15-20 tabung,” keluhnya.

Sariman mengaku, sudah menanyakan masalah ini ke agen dan dijawab bahwa distribusi gas elpiji tabung 3 kg sejak sebulan terakhir memang tersendat. “Katanya memang pengirimannya yang tersendat,” tegasnya.

Sementara Fitri, warga Baturaja mengaku, kesal dengan langkanya gas elpiji tabung 3 kg tersebut, karena membuatnya kesulitan untuk memasak. “Saya pernah keliling Baturaja seharian nyari gas elpiji tabung isi 3 kg, tetapi dak dapat. Akhirnya selama beberapa hari saya terpaksa membeli makan diluar alias tidak masak,” sesalnya.

Kondisi paling parah kata Fitri, terjadi di wilayah yang jauh dari Kota Baturaja, seperti di Peninjauan dan Ulu Ogan, sebab disana kabarnya gas elpiji harganya tembus Rp25 ribu pertabung. Bahkan ada yang sampai Rp30 ribu pertabung. Padahal biasanya cuma Rp23 ribu pertabung. “Itu sih cerita saudara saya yang ada disana. Nggak tahu benar apa tidak,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPC Hiswana Migas OKU Raya Feri Sirajudin kepada wartawan membantah ada kelangkaan dan menjamin ketersediaan gas elpiji tabung 3 kg.

“InsyaAllah gas elpiji tersedia, karena kami jamin pangkalan akan ada stok sampai pengiriman berikutnya. Tolong doa terus dilancarkan,” katanya.

Dikatakan Feri pihaknya selalu mengucurkan ke pasaran selalu pakultatif diluar alokasi reguler. “Pertamina dalam hal ini Domgas selalu mengucurkan pakultatif diluar alokasi reguler, sehingga tidak sampai terjadi kesulitan masyarakat dalam membeli elpiji,” ujarnya. (eco)