262 Laporan Masuk ke SP4N LAPOR

Plt Bupati Muara Enim H Juarsah menyampaikan paparan lanjutan dalam rapat evaluasi kompetisi pengelolaan pengaduan pelayanan publik tahun 2020 melalui Virtual, Rabu (11/11/2020). Foto: diskominfo muara enim

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Layanan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR) rutin dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Buktinya dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Muara Enim mencatat sebanyak 262 laporan masuk ke aplikasi pengaduan daring tersebut. Tingginya minat masyarakat menggunakan SP4N LAPOR diungkapkan Plt Bupati Muara Enim H Juarsah saat paparan lanjutan dalam rapat evaluasi kompetisi pengelolaan pengaduan pelayanan publik tahun 2020 melalui Virtual (Zoom Meeting), Rabu (11/11/2020).

“Sampai bulan November 2020, Sebanyak 262 laporan dalam SP4N-LAPOR! telah dikelola, dari jumlah tersebut 255 diantaranya telah diselesaikan (tindaklanjut),”kata Juarsah.

Juarsah menuturkan perbaikan terhadap layanan terus dilakukan sehingga terjadi peningkatan kualitas tindak lanjut terhadap laporan masyarakat. “Dari rata-rata tindak lanjut 7,3 hari pada tahun 2018 menjadi 1,9 hari tahun 2020,” ujarnya.

Dijelaskan Juarsah, pengelolaan pengaduan pelayanan publik secara online di Muara Enim telah dimulai tahun 2014. Pemkab Muara Enim membangun aplikasi dinamakan SPIKM (Sistem Pelayanan Informasi dan Keluhan Masyarakat).

“Aplikasi ini terus digunakan hingga tahun 2018, Pemkab Muara Enim terhubung dengan SP4N-LAPOR! dan terintegrasi dengan SPIKM satu tahun setelahnya (2019),” terangnya.

Selanjutnya, pengelolaan pengaduan pelayanan publik membawa banyak manfaat, tidak hanya bagi Pemkab, tetapi juga bagi masyarakat. Menurutnya dengan sarana pengaduan SP4N-LAPOR! memudahkan penyampaian aspirasi, saran dan aduan.

Selain itu, Pemkab Muara Enim juga menyerap aspirasi dan aduan langsung saat kami (Plt Bupati beserta Kepala OPD terkait) berkunjung ke Desa-Desa dalam kegiatan BUNGA DESA (Bupati ngantor di Desa).

Dengan masukan-masukan terlapor, pihaknya dapat melakukan perbaikan dan masyarakat akhirnya mendapatkan pelayanan publik semakin nyaman dan berkualitas.

“Saya sendiri langsung menjadi admin di SP4N-LAPOR, jadi apabila terlihat ada laporan masuk dari masyarakat dan belum ditindaklanjuti, saya mengingatkan langsung ke kepala OPD melalui WA pribadi, agar laporan segera ditangani,” jelasnya. (ozi)