Ajak Kepala UPTB Samsat Bekali WP Literasi Tentang Pajak

Duta Literasi Sumsel, H Percha Leanpuri, usai meresmikan pojok baca UPTB Samsat Prabumulih, Senin (16/11/2020). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Duta Literasi Provinsi Sumsel dan juga anggota DPR RI, Hj Percha Leanpuri BBus MBA mengimbau seluruh Kepala UPTB Samsat se-Sumsel untuk membekali wajib pajak (WP) ilmu pengetahuan atau literasi tentang keuangan dan perpajakan yang diterima negara dari masyarakat.

“Informasi yang baik tentu akan mempermudah jalannya pemerintahan. Contoh kadang masyarakat berpikir untuk apa membayar pajak dan bertanya gunanya untuk apa. Tapi dengan informasi disampaikan benar sesuai alurnya, bahwa dengan membayar pajak inilah masyarakat mendapatkan kembali fasilitas dari pemerintah,” ujar percha saat meresmikan Pojok Baca Samsat Prabumulih, Senin (16/11/2020).

Percha berharap, agar gemar membaca dan menulis bisa diterapkan hingga ke pelosok desa. “Ada programnya untuk 17 kabupaten kota (pendirian pojok baca) dan tahun ini di Prabumulih akan didirikan pondok baca di Kecamatan Prabumulih Utara,” ungkapnya sembari mengatakan dikembangkannya literasi dapat membuat masyarakat semakin ramah dan akrab tentang literasi itu sendiri.

Sementara, Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH mengatakan, pojok baca merupakan bagian dari Perpustakaan umum berfungsi menyajikan informasi dan fungsi pendidikan. Dimana literasi berhubungan dengan membaca dan menulis.

“Kita juga sudah melakukan MoU untuk meminjamkan 200 judul buku selama 1 tahun dan semoga dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis,” ucapnya.

Fikri menuturkan, pojok baca di UPTB Samsat kota Prabumulih merupakan inovasi. Oleh karena itu, Fikri mengimbau seluruh OPD berhubungan dengan pelayanan masyarakat mencontoh hal itu.  “Ini juga bisa diterapkan di perbankan, pegadaian, Camat dan OPD lain seperti Capil dan DPMPTSP,” tuturnya.

Terpisah, Kepala UPTB Samsat Kota Prabumulih, Ariswan menuturkan, pojok baca sengaja dibuat untuk menghilangkan rasa jenuh para Wajib Pajak tengah mengurus proses pembayaran pajak kendaraannya. “Kita juga berharap bisa membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dan meningkatkan kemampuan karya tulis,” pungkasnya. (wan)