HUT Muara Enim, 18 Pria-Wanita Dioperasi Reproduksi Gratis

Plt Sekda bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PPKB) Muara Enim menggelar rapat bersama persiapan operasi reproduksi gratis, Selasa (17/11/2020). Foto: ozi/Palpos.ID

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten Muara Enim, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PPKB) Muara Enim akan melakukan operasi reproduksi gratis kepada 11 calon Medis Operasi Wanita (MOW) dan 7 calon Medis Operasi Pria (MOP) di RSUD HM Rabain Muara Enim, pada 20 November 2020 nanti.

Kepala Dinas PPKB Muara Enim, dr Yan Riyadi MARS, yang juga Pelaksana Tugas Sekda Muara Enim, mengatakan kegiatan operasi kepada 11 MOW dan 7 MOP juga dalam rangka mempringati hari kesehatan di Kabupaten Muara Enim.

“Totalnya ada 18 pria dan wanita dioperasi reproduksi gratis, kegiatan ini bagian program Keluarga Berencana (KB) yakni gerakan membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera,” kata Yan, Selasa (17/11/2020).

Yan menjelaskan  dengan membatasi kelahiran, perencanaan jumlah anggota keluarga dengan menggunakan alat-alat kontrasepsi seperti kondom, implant, suntikan, IUD, pil dan medis Operasi Medis Wanita (MOW) dan Medis Operasi Pria (MOP).

“Adapun tujuan KB lanjutnya merencanakan sebuah keluarga untuk memiliki masa depan kehidupan sosial serta ekonomi yang lebih baik karena pembangunan di Indonesia pada dasarnya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ungkapnya.

Lanjutnya, keluarga berencana merupakan rangkaian pembangunan untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui pengaturan kelahiran, penundaan/ pencegahan kelahiran serta membangun keluarga kecil sejahtera yang berkualitas sebagai langkah penting untuk membangun bangsa yang berkelanjutan. Dalam rangka mendukung visi misi Bupati Muara Enim untuk rakyat (Merakyat) yang agamis, berdaya saing, mandiri sehat dan sejahtera.

“Program ini juga bagian percepatan pencapaian program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pentingnya kontrasepsi dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Program BKKBN tidak saja memfokuskan pada masalah pengendalian penduduk namun masalah pembangunan dibidang lain harus mendapat perhatian,”terangnya. (ozi)