Target Tingkat Kemiskinan Turun Menjadi Satu Digit

Plt Sekda Muara Enim memimpin rapat koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPD), Selasa (17/11/2020). Foto: ozi/Palpos.ID

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Akibat pandemi Covid-19 angka kemiskinan diprediksi akan naik. Pemkab Muara Enim tetap akan berusaha menurunkan angka kemiskinan dari 12,41 persen tahun 2019 menjadi satu digit pada tahun 2020.

“Kita terus berupaya menurunkan angka kemiskinan menjadi satu digit, minimal bertahan tidak naik,” kata Plt Sekda Muara Enim dr H Yan Riyadi MARS, saat Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPD) Muara Enim Tahun 2020 di aula Pangripta Nusantara Bapeda Muara Enim, Selasa (17/11/2020).

Menurut Yan Riyadi, sebagai gambaran kondisi kemiskinan di Kabupaten Muara Enim, berdasarkan Data BPS tahun 2018 angka kemiskinan di Muara Enim masih cukup tinggi yaitu sebesar 12,56 persen, dengan jumlah penduduk miskin 78,58 ribu Jiwa.

Dan pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 12,41 persen dengan jumlah penduduk miskin 78,75 Ribu Jiwa. Namun demikian angka tersebut masih jauh untuk mencapai target Kemiskinan yang ditargetkan pada RPJMD tahun 2020 sebesar 11,19 persen.

Dengan kecenderungan seperti ini, lanjut Yan Riyadi, sasaran untuk penurunan angka kemiskinan dalam RPJMD diperkirakan sulit dicapai, dan merupakan tugas berat bagi kita semua untuk menurunkan angka kemiskinan sesuai ditargetkan pada RPJMD. Hal ini perlu menjadi perhatian dan penanganan secara lebih seksama dari kita semua.

Untuk itu, upaya dilakukan Pemkab Muara Enim menurunkan angka kemiskinan akibat dampak pandemi Covid-19. “Untuk menurunkan atau menekan angka kemiskinan harus lintas sektoral, makanya kita hari ini melakukan rapat koordinasi untuk memastikan program-program sebelumnya bisa berjalan sesuai rencana,” jelas Yan Riyadi yang juga Kepala BKKBN Muara Enim ini.

Adapun upaya telah dilakukan saat ini, yakni membantu usaha UMKM dengan memberikan permodalan. Dan bagi masyarakat tidak mampu teekena dampak Covid 19 yakni dengan memberikan BLT Sembako. Dan hasil Rakor hari ini, akan menjadi acuan program penurunan kemiskinan, tutup mantan Kadinkes Muara Enim ini. (ozi)