Diduga Gangguan Jiwa, Pelaku Penganiayaan Kerasukan Ketika Diperiksa Polisi

Pelaku penganiayaan (baju kaos)) ketika diamankan di Mapolsek Kertapati, Kamis (19/11). Foto: Diansyah/Palpos.Id

PALEMBANG, Palpos.id – Lantaran diduga depresi, Herman Irwasyah (29), warga Jalan Segayam, Kelurahan Ogan Baru,  Kecamatan Kertapati Palembang, membacok Seprianto (29), menggunakan dua senjata tajam jenis parang dan pisau.

Akibatnya, buruh yang beralamat di Jalan Ki Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati tersebut mengalami luka di telapak tangan dan lengan sebelah kanan.

Peristiwa pembacokan ini terjadi di depan rumah pelaku, Kamis (19/11), sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian langsung dilaporkan warga ke Polsek Kertapati, dan pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan di kediamannya.

Kapolsek Kertapati, Iptu Irwan Sidik melalui Kanit Reskrim, Ipda Herianto, membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pemuda diduga pelaku penganiayaan.

“Benar, tapi saat diperiksa tersangka bicara tidak jelas, badannya gemetar dan mengatakan kalau dia kerasukan,” kata Herianto, ditemui di ruang kerjanya.

Jadi untuk sementara, kata Herianto, diduga pelaku mengalami gangguan jiwa dan juga diduga sebagai pemakai narkoba. “Namun masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini pelaku diamankan baru berdasarkan laporan dari masyarakat melalui via SMS, dan belum ada laporan resmi dari korban.

“Masyarakat juga mengatakan kalau pelaku dan korban masih ada ikatan keluarga. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, ancamannya pidana penjara paling lama 5 tahun,” pungkasnya. (dian)