Puluhan Warga Kabupaten Muba Terjaring Operasi Yustisi 

Warga yang terjaring operasi Yustisi diberikan sanksi, Rabu (18/11/2020). foto: Camat for Palpos.ID

SEKAYU, PALPOS.ID – Hampir seluruh wilayah kecamatan dalam Kabupaten Muba saat ini terus menjalankan Penerapan Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan (Prokes).

Seperti di wilayah Kecamatan Lawang Wetan bersama dengan Satgas Pengendalian dan Penanggulangan Covid-19 mengadakan operasi Yustisi, hasilnya masih ada warga yang melanggar.

Camat Lawang Wetan, Candra SKM Msi, Rabu (18/11/2020) mengatakan, kegiatan dan pelaksanaan Operasi Yustisi tersebut sudah ke enam kalinya.

“Hal itu dijalankan sebagai penegakan Perbup 67 Tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di jalan lintas tengah (Jalinteng)  Sekayu – Mangun Jaya. Tepatnya Desa Ulak Teberau,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terpilihnya, Desa Ulak Teberau sebagai tempat operasi yustisi memngingat desa tersebut merupakan perbatasan antara Kecamatan Babat Toman dan Lawang Wetan.

“Seluruh tim turun, mulai dari Kepala Desa, Perangkat Desa dan Lembaga Desa Ulak Teberau, BABINSA, BABINKANTIBMAS, PUSKESMAS Ulak Paceh dan Tim BPBD Kabupaten Musi Banyuasin,” terangnya.

Hasilnya, dari pelaksanaan operasi yustisi yang dilaksanakan dalam kurun waktu satu jam terjaring pelanggar protokol kesehatan.

“Pelanggar berasal dari pengendara kendaraan bermotor roda dua dan roda empat sebanyak 51 orang pelanggar, para pelanggar diberikan sanksi sosial. Berupa pembacaan teks Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sanksi fisik berupa Push Up dan membaca pernyataan siap patuh terhadap Protokol Kesehatan berupa 3M: yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” bebernya.

Lalu tambah Camat, pelanggar Prokes, diberikan edukasi tentang pentingnya melaksanakan 3M ditengah pandemi covid-19. “Yaitu wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan memakai sabun dengan air yang mengalir,” imbuhnya. (rom)