Tiga Motif Batik Khas Muara Enim Resmi Dipatenkan

Pemkab Muara Enim resmi mendapat hak paten tiga motif batik khas dari Kemenkumham RI, Rabu (18/11/2020). Foto: diskominfo muara enim

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Pemkab Muara Enim resmi mendapat hak paten tiga motif batik khas dari Kemenkumham RI. Ketiga motif batik khas tersebut yakni batik serasan, motif Tengkiang, Padi dan Kopi Semende.

Demikian ditegaskan Plt Bupati Muara Enim H Juarsah saat Tabligh Akbar menyambut dan memeriahkan peringatan HUT Kabupaten Muara Enim ke-74, di Halaman Kantor Bupati Muara Enim, Rabu (18/11/2020).

Dalam kesempatan itu, Juarsah menyerahkan surat pencatat ciptaan atas karya seni batik serasan kepada Plt Ketua TP PKK Muara Enim Hj Nurhilyah Juarsah. “Alhamdulilah Kemenkumham RI telah mencatatkan Hak Cipta kepada Pemkab Muara Enim sebagai pemegang Hak Cipta atas Batik Serasan motif Tengkiang, Padi dan Kopi Semende,” kata Juarsah.

Menurut Juarsah keberhasilan diraihnya hak paten atas tiga motif khas Bumi Serasan Sekundang suatu hal patut dibanggakan. Terlebih paten tersebut berlaku sampai 50 tahun kedepan.

“Jadi selama 50 tahun kedepan hanya Muara Enim yang boleh memproduksi batik serasan ini, seperti batik kami pakai hari ini, motif kopi semende, itu contoh barang,” tegasnya.

Kemudian, berbagai penghargaan merupakan hasil kerja keras Masyarakat Muara Enim. Sehingga pihaknya berharap menjadi semangat bagi masyarakat khususnya pengrajin batik agar semakin terpacu meningkatkan kreatifitas.

“Tentu ini menjadi kesempatan emas untuk pelaku UMKM serta masyarakat dalam memproduksi dan mengembangkan batik serasan ini dengan penuh kreatifitas dan inovasi,” ujarnya.

Sementara Plt Ketua TP PKK Muara Enim Hj Nurhilyah Juarsah mengapresiasi komitmen Pemkab Muara Enim, melestarikan keberadaan batik khas Muara Enim dengan diraihnya hak paten dari Kemenkumham RI.

Nurhilyah menyebut ketiga motif batik itu memang layak dipatenkan karena memiliki desain batik unik dan beda. “Dengan diraihnya hak paten ini, kita berharap batik khas Muara Enim khususnya motif Tengkiang, Padi dan Kopi Semende semakin populer di masyarakat,” ujarnya. (ozi)